Kompetisi Safety Riding Community Wujud Peduli MPM Honda Tekan Angka Kecelakaan

Wujudkan Anggota komunitas Honda Trampil Keselamatan Berkendara

otoplasa.com, Sidoarjo – Saat ini PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim & NTT menggelar Pelatihan dan Kompetisi Regional Instruktur Safety Riding Advisor Community 2024 untuk komunitas. Tujuannya adalah mewujudkan para anggota komunitas trampil dalam keselamatan berkendara.

Demikian penjelasan Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim. Menurutnya dengan Semangat Sinergi Bagi Negeri, MPM Honda mengajak komunitas Honda untuk berkontribusi aktif mengkampanyekan dan memperkuat image Bangga Menjadi Generasi #Cari_aman di Masyakarat umum.

“Harapannya kegiatan ini menjadi wadah bagi anggota komunitas Honda dalam bidang ketrampilan mengendarai sepeda motor dan keselamatan berkendara,” terang Suhari.

Asal tahu saja, data angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia pada 2023 mengalami kenaikkan 6,8 persen dibandingkan 2022. Tercatat tahun lalu mencapai 116 ribu kasus. Wakil Ketua Umum Bidang Keselamatan Transportasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Rivan A Purwantoro menyebutkan angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia termasuk yang tertinggi di dunia.

“Meskipun naik 6,8 persen, namun berkat penanganan korban lalu lintas yang lebih baik, fatalitas turun hampir 6,5 persen,” ungkap Rivan yang juga Direktur Utama PT Jasa Raharja.

Dia menerangkan penurunan tingkat fatalitas sebesar 6,5 persen dikarenakan membaiknya penanganan korban pascakecelakaan, terlebih pada saat “golden period” yaitu 30 menit pertama setelah kejadian yang menjadi waktu krusial dalam penanganan korban. Dari sisi jenis kendaraan, Rivan menjelaskan 77 persen dari total kasus kecelakaan dialami oleh sepeda motor. Sementara untuk umur korban, didominasi oleh pengguna jalan dalam usia produktif yaitu 25 sampai 40 tahun dengan persentase hampir 40 persen.

“Rata-rata penyebabnya adalah tabrakan berhadapan. Jadi 45.000 (kasus) dari 116.000 itu adalah bertabrakan depan. Menjadi penting karena ini kelalaian, kemudian melawan arus,” beber Rivan.

Rivan menyebutkan Jawa Timur menjadi provinsi dengan angka kecelakaan lalu lintas terbanyak sepanjang 2023 yaitu sebanyak 25.000 kasus yang diikuti oleh Jawa Tengah mencapai 23.000 kasus dan Jawa Barat 10.700 kasus. Menurutnya, tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur dikarenakan sebaran kendaraan yang tinggi yaitu sekitar 19 juta unit.

Lebih lanjut, Rivan memaparkan terdapat dua provinsi dengan peningkatan kasus kecelakaan lalu lintas paling signifikan yakni di Provinsi Bali dan Kalimantan Timur. “Provinsi yang mengalami kenaikan itu adalah di Bali. Bali itu hampir dua kali lipat dari kecelakaan tahun lalu, Kalimantan Timur itu naik 24 persen,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Rivan menilai perbaikan penanganan atau antisipasi kecelakaan menjadi hal yang diperlukan, terutama di daerah-daerah yang sedang berkembang. Sementara untuk provinsi yang berhasil menurunkan tingkat kasus kecelakaan lalu lintas adalah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang saat ini turun 15 persen dan diperkirakan angka kasusnya akan terus turun hingga mencapai 17 persen.

“Penurunan yang paling tinggi adalah DIY, DIY menurut prognosanya akan turun 17 persen. Sampai dengan hari ini dia udah turun 15 persen, artinya sudah sangat bagus,” tutup Rivan. (boi)

Baca artikel lain www.otoplasa.com di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *