otoplasa.com – Ada yang menarik ketika mengukur konsumsi bahan bakar minyak, khususnya bensin pada pick up DFSK Super Cab. Kendati memuat beban 1 ton semen untuk kegiatan CSR renovasi Pura Pasek Kayuselem, Klungkung, Bali pada Sabtu (19/06) kemarin, namun konsumsi bbm-nya terbilang irit mencapai 15,4 km/liter.
Padahal metode pengujian membawa DFSK Super Cab dengan dua orang penumpang, yang menempuh jarak 69,3 kilometer. Rute yang dilewati menyusuri berbagai kondisi jalan di Bali yang beraneka ragam mulai dari perkotaan, jalan tol, hingga masuk ke dalam pedesaan. Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan teknik full to full, tercatat konsumsi BBM DFSK Super 1.5L Gasoline tembus rata-rata di kisaran 15,4 km/liter.
Artinya bila suatu saat nanti DFSK memasarkan minibus dengan spesifikasi mesin yang sama dan dimensi tak berbeda jauh, maka bakal menjadi salah satu pilihan alternatif menarik bagi konsumen di Tanah Air. Kabar gembiranya sesungguhnya versi minibus DFSK telah menyiapkan, hanya saja pilihannya masih sebatas MPV minibus DFSK Gelora Listrik, yang tentu harganya masih lumayan tinggi untuk ukuran minibus. Jadi segera saja sediakan versi Gelora yang mesin bensin, atau perbanyak variannya yang bermesin diesel.
“DFSK menawarkan solusi mobilitas untuk dunia usaha dengan menawarkan DFSK Super Cab yang tangguh, sanggup membawa muatan banyak, dan tetap irit BBM agar bisa memberikan keuntungan lebih banyak lagi bagi pemiliknya. Kehadiran kendaraan komersial ringan pick-up ini diharapkan bisa menunjang laju dunia bisnis di Indonesia, sehingga memberikan kontribusi aktif bagi perekonomian bangsa yang terus berkembang,” ungkap PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi.
“Hasil yang diraih oleh DFSK Super Cab ini benar-benar mendekati kondisi kenyataannya, bahwa kendaraan komersial ini memang sebuah kendaraan pekerja keras yang bisa diandalkan, nyaman bagi penumpangnya, dan memiliki biaya operasional yang rendah melalui efisiensi bahan bakar yang ditawarkan. Melalui bukti yang DFSK hadir ini, kami berharap akan semakin banyak konsumen yang kemudian merasakan keunggulan yang ditawarkan DFSK Super Cab untuk para pengusaha di Indonesia,” ungkap Achmad Rofiqi.
Sebagai catatan, spesifikasi DFSK Super Cab memiliki dimensi flat deck dengan ukuran 2.460 mm x 1.670 mm x 340 mm (PxLxT) yang menjadi salah satu terbesar di kelasnya. Bak yang ditawarkan ini mampu mengangkat beban hingga 1,4 ton. DFSK Super Cab menawarkan dua varian mesin, yaitu varian mesin bensin DK15 1500 cc dengan tenaga 102 dk torsi 140 Nm dan varian diesel 1300 cc dengan tenaga 75 dk torsi 190 Nm. Untuk konsumen yang membutuhkan torsi lebih besar bisa memilih mesin turbo diesel 1300 cc yang tentunya dapat menjadi solusi dari beragam kebutuhan usaha dan konsumen di Indonesia. (*/boi)









