otoplasa.com – Kymco dan Harley-Davidson mengumumkan perjanjian kerjasama akan membikin brand baru motor listrik bernama ‘LiveWire’. Perpaduan antara perusahaan otomotif Taiwan dan Amerika Serikat ini diyakini akan menciptakan sinergi yang menguntungkan antar keduanya.
Demikian keyakinan pimpinan Kymco, Allen Ko. Menurutnya dalam pengembangan sepeda motor listrik LiveWire akan menciptakan kemitraan yang saling menguntungkan.
“Ketika industri mobil dan sepeda motor menghadapi titik balik kritis, kemitraan pertama dalam bisnis sepeda motor ini akan menciptakan dimensi baru di pasar sepeda motor listrik,” kata Ko pada konferensi pers di Taipei.
Sebelumnya pada 13 Desember 2021 lalu, Harley-Davidson mengumumkan rencana untuk mendaftarkan divisi sepeda motor listrik LiveWire di Bursa Efek New York melalui perusahaan akuisisi tujuan khusus (SPAC), dengan Kymco dan Harley-Davidson masing-masing menginvestasikan dana sebesar USD 100 juta.
“Misi LiveWire adalah menjadi merek sepeda motor listrik yang paling diinginkan di dunia,” papar CEO Harley-Davidson Jochen Zeitz.
“Ini adalah tonggak bersejarah bagi LiveWire karena akan menjadi perusahaan sepeda motor listrik (EV) pertama yang diperdagangkan secara publik di Amerika Serikat,” bangga Zeitz.
Setelah kemitraan berjalan menurut rencana Kymco akan memiliki 4 persen saham di LiveWire dan berperan sebagai mitra strategis. Sementara Harley-Davidson akan memiliki 74 persen saham setelah LiveWire terdaftar.
Ko mengatakan Kymco dan Harley-Davidson dapat memanfaatkan sumber daya dan kekuatan yang sangat berbeda satu sama lain untuk membangun platform EV bersama melalui LiveWire. Dengan pengaruh yang kuat di pasar meskipun posisi merek mereka berbeda secara produk, namun sangat menentukan kekuatan regional, produk baru, distribusi dan penelitian serta pengembangan.
“Perbedaan ini akan memungkinkan kedua perusahaan untuk membangun platform EV yang optimal, karena mereka bekerja sama untuk mengembangkan produk yang berbeda untuk merek mereka sendiri, sambil berbagi kemampuan manufaktur skala besar mereka,” yakin Ko.
Untuk Kymco, kemitraan ini akan membantu meningkatkan citra dan eksposur merek Taiwan ke tingkat yang lebih tinggi, dan menciptakan lebih banyak kemungkinan untuk bisnis sepeda motor listriknya sendiri. Sementara menurut Harley-Davidson, kerjasama ini diharapkan selesai pada paruh pertama tahun 2022, tetapi harus mendapat persetujuan dari pemegang saham AEA-Bridges Impact Corp., SPAC yang dibentuk untuk tujuan melakukan merger, pertukaran saham, akuisisi aset, pembelian saham, reorganisasi atau kombinasi bisnis serupa dengan bisnis target.
Kita tunggu saja seperti apa nanti motor listrik yang dibangga-banggakan tersebut. (anto)















