otoplasa.com – Negara tetangga semakin hijau saja rumputnya. Malaysia dan Thailand telah memasarkan Honda City Hatchback Hybrid (e-HEV), sedangkan di Indonesia baru tersedia 1 model saja, yakni City Hatchback RS atau yang hanya bermesin bensin.
Akankah pasar otomotif Tanah Air berkesempatan kehadiran tamu baru City Hatchback Hybrid?
Maaf untuk info ini belum ada kepastian. Hanya saja sesuai tradisi, bila negara tetangga terdekat sudah memasarkan, kemungkinan dalam hitungan beberapa bulan ke depan produk yang sama dan sejenis ikut dipasarkan di sini.
Yang patut dicatat, City Hatchback telah dirakit oleh PT Honda Prospect Motor (HPM). Lalu bagaimana dengan City Hatchback Hybrid akankah juga bakal dirakit di sini pula?
Dari clue di atas, kecil kemungkinan yang versi hybrid bakal ikut diproduksi di sini. Mengingat beberapa waktu lalu Yulian Karfili, PR and Digital Manager PT Honda Prospect Motor (HPM) menjelaskan saat ini produksi masih terganggu dengan kelangkaan pasokan chipset atau chip semikonduktor.
Berkat krisis komponen vital tersebut sangat mempengaruhi inden panjang All New Honda BR-V hingga sampai 3 bulan. Nah bila City Hatchback Hybrid ikut diproduksi di sini, bakal semakin membikin ruwet rantai produksi yang lain. Dengan kata lain kemungkinan besar City Hatchback Hybrid bakal diimpor dari Thailand.
Bila itu terjadi, maka City Hatchback Hybrid bakal menjadi mobil hatchback paling canggih di Indonesia. Tidak hanya mengusung teknologi ramah lingkungan, sedan kompak ini juga akan dilengkapi fitur kekinian yakni Honda Sensing. Terdiri dari autonomous emergency braking, adaptive cruise control, lane centring assist, lane keeping assist dan automatic high beam.
Yang menarik di Malaysia dan Thailand, Honda memberikan garansi baterai hybrid hingga 8 tahun dengan jarak tempuh tak terbatas. Berkat garansi panjang ini, rasanya konsumen bakal tertarik. Ini karena konsumsi bbm-nya bisa mencapai 27 km/liter. Sangat irit mengingat Indonesia bakal menerapkan Euro IV, dimana pasokan bbm ala Pertalite maupun Pertamax 92 bakal menghilang terdampak aturan Euro tadi. Yang tentunya menyisakan pilihan Pertamax Turbo yang tentu harganya lebih tinggi.
Nah jika era itu terjadi, maka pilihan masuk akal adalah mencari mobil yang benar-benar irit bahan bakar atau sekalian membeli mobil listrik!
Oh ya Honda City Hatchback Hybrid mengusung mesin 1500 cc 4 silinder berdaya 98 PS (96 dk) dan torsi 127 Nm. Sementara tambahan motor listriknya menjadikan total tenaganya menjadi 109 PS (107 dk) serta torsi 253 Nm. Tak mengherankan akselerasi dari posisi diam menuju ke kecepatan 100 km/jam hanya membutuhkan waktu 9,7 detik.
Serius tertarik Honda City Hatchback e:HEV?
Maka siapkan dana di kisaran Rp 400 jutaan. Pasalnya di Malaysia ditawarkan RM 107,783 ribu atau Rp 367 jutaan. Dan di Thailand seharga 849 ribu baht atau Rp374 jutaan. Jadi kita tunggu saja. (anto)









