otoplasa.com – Dimana ada rezim penguasa, disitu pula terdapat koleksi mobil-mobil mewah yang sulit dicari padanannya. Hal itu terjadi pula pada mantan penguasa Libya, Muammar Gaddafi terhadap Maybach 57 S Coupe.
Sedan ultra mewah yang kini terafiliasi dengan Mercedes-Benz itu sesungguhnya sempat tegak sebagai merek mandiri. Namun karena penjualannya tak terlalu baik selama era 2000 – 2010 an, maka Maybach pun berubah menjadi bagian dari varian model Mercedes dan sebagai produk ultra mewah.
Nah salah satu produknya di 2010 itu merupakan pesanan dari Kolonel Muammar Gaddafi yang belum terkirimkan, yakni Maybach 57 S Coupe. Karena batal akibat tumbang kekuasaannya oleh NATO pada 2011, akhirnya Maybach menjualnya ke orang lain.
Selang beberapa tahun kemudian, mobil itu nongkrong di salah satu diler mobil bekas di Belanda, Autoleitner. Catatan odometernya pun sangat pendek, hanya menempuh jarak 2300 km. Yang bikin kaget adalah penawaran harga bekasnya yang mencapai 795 ribu Euro atau setara Rp 13,5 miliar.
Pihak diler mengklaim mobil ini sangat istimewa. Selain pernah menjadi ‘pesanan’ Muammar Gaddafi yang tak sempat dijajal oleh pemesannya, Maybach 57 S Coupe yang ditawarkan adalah versi 2 pintu atau produksi NIK dengan kode keempat yang total hanya dibuat sebanyak 8 unit oleh Xenatec dibawah pengawasan langsung Maybach.
Maybach 57 S Coupe mengusung mesin 621 tenaga kuda dan torsi 738 lb-ft. Meski mobil ini dibuat satu dekade yang lalu, namun desainnya boleh dikatakan timeless alias masih tetap menarik sebagai salah satu kendaraan incaran para kolektor. (anto/29-01-2021)
















