otoplasa.com – Kualitas pemeriksaan medical center Sirkuit Silverstone, khususnya x-ray patut jadi pertanyaan. Pasalnya sejak kualifikasi hingga balapan berlangsung, ternyata tulang tumit pembalap Aprilia, Aleix Espargaro retak. Kendati demikian kiprah Aleix patut diapresiasi semangat dan kekuatannya menahan rasa sakit selama lomba, karena tak menyadari tulang tumitnya retak, namun dia berhasil finish ke-9 dan pulang membawa poin.
Terungkapnya retak tulang Aleix setelah dia pulang ke Spanyol dan memeriksakan diri di rumah sakit Dexseus Hospital, Barcelona. Setelah menjalani x-ray ulang rasa sakitnya ternyata berasal dari tulang tumit yang retak. Rasa nyeri inilah yang dari hari ke hari Aleix rasakan dan cenderung tak berkurang.
Cedera yang dialaminya ini bermula ketika dia mengalami high side saat babak kualifikasi. Dia terpental dari motor Aprilia RS-GP nya pada kecepatan 180 km/jam, Sabtu (6/8). Sempat dilarikan ke medical center di Silverstone dan menjalani x-ray, dokter setempat menyatakan bahwa dia masih bisa melanjutkan balapan esok hari Minggu. Berbekal keterangan tim medis inilah kakak Pol Espargaro menyatakan diri ikut lomba.
Bila biasanya Aleix tampil apik saat balapan, khusus di Silverstone kemarin dia tak maksimal karena kaki kanan terutama bagian tumitnya kesakitan saat menginjak pedal rem. Berkali-kali dia harus menahan rasa sakit bila mendekati tikungan. Dari kondisi inilah dia tak bisa optimal balapan, walaupun bisa finish ke-9.
Tak ayal usai ditemukannya retak tulang tumit di RS Barcelona itulah, Tim Aprilia merilis informasi bahwa di seri berikutnya, GP Austria pembalapnya tak bisa maksimal karena masih menjalani recovery. Untuk itu balapan berikutnya pada 19-21 Agustus nanti menjadi momen penting bagi Aleix untuk memulihkan cederanya.
Walaupun retak, untunglag Aleix tak perlu menjalani operasi. Dia hanya perlu istirahat total dan menjauhkan diri dari hobinya bersepeda untuk sementara. Selain itu Aleix disarankan memakai kruk demi mengurangi tekanan pada tumitnya.
“Selama masa pemulihan ia harus menggunakan kruk untuk mengurangi beban pada kaki kanannya. Semoga ia pulih pada saatnya,” bunyi rilis Tim Aprilia. (anto)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









