otoplasa.com – Tim Formula 1 Mercedes akhirnya resmi membatalkan rencana banding terhadap FIA seputar kontroversi safety car di lap-lap akhir Yas Marina, Abu Dhabi. Dengan pernyataan tersebut maka The Silver Arrows mengakui kekalahan dari Red Bull dan menganggap Max Verstappen sebagai juara dunia 2021.
Bisa jadi rencana FIA untuk melakukan investigasi terhadap pro kontra keberadaan safety car akhir pekan lalu menjadikan tensi Mercedes menurun. Atau tak tertutup kemungkinan Mercedes gerah disebut oleh Red Bull sebagai tim pecundang karena terus melancarkan protes.
Adapun pernyataan resmi Mercedes diantaranya,”Untuk seluruh komunitas F1 dan fans. Kami meninggalkan Abu Dhabi dengan ketidakpercayaan atas apa yang kami alami. Kekalahan kali ini adalah bagian dari permainan, namun masih ada yang lebih penting dan akan berbeda ketika kau kehilangan kepercayaan di balap,” seperti tertulis di rilis.
“Dengan Lewis kami berhati-hati dalam menanggapi event di final F1. Kami selalu menjalani balapan di olahraga ini dengan gairah yang tinggi dan kami percaya setiap kompetisi harus dimenangkan dengan cara yang pantas,” imbuh pernyataan resmi Mercedes.
Sedangkan pengakuan terhadap kesuksesan sang lawan, juga tertuang di rilis tersebut. “Kami ingin mengungkapkan rasa hormat kami atas raihan kalian musim ini. Kalian membuat F1 menjadi pertarungan epik. Max, kami memberikan selamat kepadamu dan tim. Kami tak sabar bertarung lagi denganmu di trek musim depan,” pungkas rilis Mercedes.
Kendati demikian rasa kecewa mendalam masih singgah di bos prinsipal Tim Mercedes, Toto Wolff. Bersama dengan Lewis Hamilton tak akan menghadiri Gala pemberian hadiah FIA malam ini di Paris. Padahal bagi tim pemenang konstruktor wajib hadir, dimana tahun ini untuk kesekian kali Mercedes keluar sebagai juara konstruktor hingga kali-8.
Meskipun begitu Wolff memastikan kepada media bahwa Mercedes akan mewakilkan penerimaan penghargaan itu kepada chief technical officer Mercedes James Allison. Dia akan hadir di Paris untuk mengambil trofi Kejuaraan Konstruktor.
“Kami berdua tidak akan ada di sana,” tegas Wolff.
“Saya tidak akan berada di sana karena kesetiaan saya kepada Lewis dan karena integritas pribadi saya sendiri,” pungkasnya. (anto)















