Mevans Sanggramawijaya Ukir Jawara KMI Pro

otoplasa.com – Onesixeight Motocross Team sukses mengembalikan karisma sang pangeran Mevans Sanggramawijaya. Terbukti kroser tersebut mengukir tahta sebagai jawara Moto 1 kelas Komunitas Motocross Indonesia (KMI) Pro.

Mevans Sanggramawijaya Kalau dikonversi ke indikator, performa fisik Pangeran Nurhikmah Putra Jaya telah load menunjuk di angka 99, saat memeriahkan perhelatan akbar Onesixeight Indiel Motocross Openchampionship 2022, di sirkuit Wanko, Bubakan, Mijen, Semarang.

Penampilan Mevans di atas angin saat menciptakan holeshot. Dimana respon akurasi mengumbar power berkelas juga presisi. Kembali mengundang perhatian publik pemerhati motocross yang hadir di sirkuit.

Mevans Sanggramawijaya Dia sukses menciptakan holeshot setelah presisi menghajar baricade start, sekalipun sempat berseteru di R Satu. Performa KX 250F Pacuan Mevans menjadi yang terbaik di sirkuit Wanko, Bubakan, Mijen, Semarang.

“Panteng 6000 RPM, lepas kopling sembari geser center of gravity ke depan, cukup jadi resepnya,” terang Mevans buka kartu sambil menambahkan dengan asumsi kondisi trek agak berlumpur.

Mevans Sanggramawijaya Kalau diperinci detail, selain hasil up grade kompartemen silinder head, yang dijubeli option part racing dari pengembangan data sejak tahun 2000. Remap ECU dan seting final gear Kawasaki KX 250F oleh tuner Wahyu Setiaji Kera Ngalam, yang telah berlangsung saat free practice di Onesixeight Motocross Circuit, Pemalang silam, juga banyak berkontribusi.

Kabarnya, KX 250F pacuan Mevans jadi pemicu Yuyuk sapaan tuner kaya ilmu itu, tak bisa tidur nyenyak. Lantaran belum pernah merasakan tahta jawara. Selain itu Mevans memaparkan , cuaca dan humadity alam sekitar sirkuit Wanko, Bubakan, Mijen, Semarang, sangat menguntungkan dengan data real time ECU Kawasaki KX 250F saat ini.

Mevans Sanggramawijaya Ini karena hampir sama dengan kondisi cuaca saat free practice di Onesixeight Motocross Circuit. “Logikanya, cuaca berbanding debit bahan bakar, timing ignition dan lonjakan suhu mesin, fase adaptasi bawaan mesin telah saya lalui,” yakin Mevans yang menguasai sepenuhnya jalanya Moto 1 saat laga kelas KMI Pro.

Kendati beresiko overheating, tapi hasil pertimbangan total waktu di Moto 1 dan kesepakatan divisi teknis, masih ada batasan toleransi. Itupun setelah divisi teknik mengetahui, saya telah improve dengan intonasi limit peak power ideal Kawasaki KX 250F.

Mevans Sanggramawijaya “Juga, ada ciri khas saat mengumbar power di gasingan tengah atas, harus sedikit nahan dan telah saya pecahkan teka-tekinya,” lanjut Mevans.

Lebih mendalam, kesuksesan Flamboyan Man itu, juga dipertimbangkan dari relevansi karakter daerah masing-masing crosser sebagai rivalnya. Serta hasil evaluasi Allie Andry Wijaya Manager Onesixeight Motocross Team dan jajaran pit crew, yang setia stand by mengawal di titik-titik handicap vital.

Mevans Sanggramawijaya Dasar itu, Pangeran Nurhikmah Putra Jaya, lantas mencari siasat untuk bertempur. Bahkan telah dijadikan bahan materi saat free practice di Onesixeight Motocross Circuit.

“Fase main-main telah selesai, saatnya sekarang langsung tembak ala gaya Jawa Timur-an,” tegas crosser yang Mega Paddock-nya terus disemuti loyalisnya itu.

Mevans Sanggramawijaya Di sisi lain setingan suspensi KX 250F kali ini juga lebih kompromi. Tak jauh beda dengan setingan kondisi trek Onesixeight Motocross Circuit. “Akan tetapi, ban tipe intermediete yang saya pakai tetap ada limit traksinya,” urai Mevans penyandang jawara kelas KMI Pro saat di Moto 1.

Ditambah lagi saat Moto 2, kondisi sirkuit berubah jadi mud race, setelah diguyur gerimis. Ada titik-titik handicap, yang tak bisa dipacu frontal, bawaanya harus smooth.

Mevans Sanggramawijaya “Power besar justru mubazir dengan kondisi sirkuit mud race saat ini, saya jadi kewalahan,” ungkap Mevans yang mengulang holeshot di Moto 2.

“Kondisi Mud Race. Power besar mubazir, mesti rajin kontrol RPM. Sebab, Mesti rajin gantung RPM, buat mereduksi over power, saat di u-turn dan fast corner,” wantinya.

Mevans Sanggramawijaya “Jujur kompetisi terberat saat ini, justru melawan emosi. Sempat beberapa rival terus memancing dan memainkan emosi saya. Tapi saya putuskan tetap tenang, sebab kalau saya layani berpotensi spin dan terpelanting,” tegas Mevans.

“Benar prediksi saya, rival tumbang dominan kehilangan traksi,” analisa Mevans yang terus berada terdepan di laga Moto 2.

Mevans Sanggramawijaya Kendati demikian performa mesin mulai knocking faktor lengketnya vulkanik di roda. “Andai berjalan 1 lap lagi, mungkin mesin akan keluar asap indikasi clutch terbakar,” yakin Mevans yang terus berjuang menyelesaikanya dengan sabar.

Demi mengembalikan fisiknya usai balapan, Mevans pun memilih relaksasi ala Jacuzzi. Langkah ini menjadi sarana paling efektif merefresh konsentrasi & fisik Pangeran Nurhikmah Putra Jaya. (*/dna)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed