Otoplasa.com – Jangan kaget jika ada kesempatan bertandang ke Selandia Baru bersua dengan Mitsubishi Xforce. Alih-alih sudah kenal dengan SUV Compact tersebut, nyatanya di New Zealand nama sebutannya berganti Mitsubishi Outlander Sport HEV (Hybrid Electric Vehicle).
Mobil ini merupakan model full hybrid pertama Mitsubishi di pasar Selandia Baru dan dijadwalkan meluncur pada kuartal ketiga 2026. Berikut adalah poin utamanya:
– Nama Outlander Sport (nama yang sebelumnya digunakan untuk ASX di beberapa pasar).
– Basis model identik dengan Mitsubishi Xforce yang sudah dijual di Indonesia (belum yang hybrid) dan pasar Asia lainnya.
– Mesin mengusung hybrid 1.6L MIVEC (non-plug-in).
– Fitur dilengkapi dengan 4 mode berkendara (Normal, Wet, Gravel, Mud) dan teknologi audio Yamaha.
Keputusan penggunaan nama Outlander Sport diambil untuk memposisikan model ini di bawah Outlander standar, sementara model ASX lama tetap akan dijual berdampingan di sana. Dengan strategi tersebut, Mitsubishi sesungguhnya telah memperluas jajaran elektrifikasi modelnya melalui Outlander Sport Hybrid.

Ekspansi Hybrid Mitsubishi
Meski demikian, kehadiran model ini menjadi sinyal kuat ekspansi hybrid Mitsubishi secara global. Selain New Zealand, model hybrid ini telah lebih dulu menyapa pasar Asia Tenggara.
Informasi teknis lainnya Outlander Sport hybrid mengusung sistem penggerak roda depan. Menggunakan transaxle dua percepatan yang sangat efisien. Teknologi ini memungkinkan mobil beroperasi dalam mode paralel maupun seri secara otomatis.
Pada sisi interior, konsumen dimanjakan dengan layar sentuh infotainment sebesar 31,2 cm. Tersedia pula panel instrumen digital berukuran 20,3 cm untuk informasi berkendara yang jernih.
Kualitas audio premium hadir melalui kolaborasi apik dengan sistem speaker Yamaha. Fitur panoramic sunroof turut menambah kesan mewah dan lapang di dalam kabin.

Keamanan dan Kendali Berkendara
Mitsubishi menyematkan fitur keselamatan aktif seperti autonomous emergency braking dan blind-spot monitoring. Tersedia juga adaptive cruise control untuk kenyamanan perjalanan jarak jauh.
Pengemudi dapat memilih empat mode berkendara, seperti Normal, Wet, Gravel, dan Mud. Mode Wet secara khusus dirancang untuk memberikan traksi maksimal di jalanan basah.
“Model ini memberikan pilihan baru yang kompetitif di segmen SUV kompak,” kata Tony Johnston, COO Mitsubishi New Zealand.
Kehadiran Mitsubishi Outlander Sport hybrid membuktikan komitmen jenama ini dalam menghadirkan solusi mobilitas modern. Konsumen di New Zealand kini memiliki alternatif SUV hybrid yang bertenaga dan efisien. (boi)









