otoplasa.com – MPM Honda AHASS Academy resmi berlangsung mulai 11 September 2021 hingga Maret 2022. Tercatat ada sebanyak 26 peserta terpilih dari 150 total pendaftar, yang terdiri dari Service Advisor (SA) 4 orang, Mekanik 14 orang dan Front Desk 8 orang.
Program MPM Honda AHASS Academy merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim & NTT yang memilih SDM terbaik dari berbagai desk job.
Peserta yang terpilih telah melalui beberapa tahap yakni tes kompetensi, teori dan teknikal yang dilakukan sejak 14 Juli – 30 Agustus 2021. Peserta selanjutnya mengikuti beberapa tahap pelatihan secara intensif mulai dari technical skills, soft skills development, on the job training dan uji kompetensi/sertifikasi.
Pelatihan diadakan secara online dan offline oleh Instruktur yang berpengalaman dan sudah tersertifikasi Astra Honda. Peserta yang lulus akan dilanjutkan dengan penempatan kerja di AHASS di seluruh wilayah Jawa Timur.
“Selain kompetensi teknikal standar Astra Honda Motor, peserta juga dibekali ketrampilan menerapkan standar layanan yang berlaku di jaringan AHASS, termasuk sistem manajemen bengkel yang handal, komunikasi skill dan servis serta mensupport segala kebutuhan pelaporan dan pencatatan administrasi bengkel,” terang M Bondan Priyoadi Selaku Technical Service Divison Head MPM Honda.
AHASS Academy adalah program pelatihan intensif yang ditujukan bagi lulusan Pendidikan Vokasi (SMA dan SMK TBSM) yang belum bekerja. Tujuan diadakannya Program AHASS Academy ini untuk mencetak talenta/SDM level dalam bidang otomotif roda dua antara lain Service Advisor (SA), Front Desk dan mekanik yang kompeten dan siap ditempatkan di seluruh wilayah jaringan AHASS di Jawa Timur.
“Kami memberikan kemudahan dan kepastian pada investor yang berkeinginan untuk membuka bisnis bengkel resmi Honda AHASS salah satunya menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai standar layanan Astra Honda. Mulai dari pelatihan untuk kepala bengkel, mekanik dan service advisor yang sudah siap bekerja termasuk tenaga administrasi terlatih,” tutup Bondan. (*/boi)









