Otoplasa.com – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) kembali menggelar pelatihan mekanik khusus penyandang disabilitas di Madiun. Kegiatan ini bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk MPM Berbagi bersama AHASS Cun Motor.
Pelatihan berlangsung di Laboratorium Teknik Sepeda Motor Honda SMK Negeri 1 Geger, Kabupaten Madiun. Peserta berasal dari komunitas Disabilitas Motorcycle Indonesia (DMI) yang telah memiliki bengkel maupun baru merintis usaha.
Materi pelatihan mencakup dasar perbaikan motor serta teknologi terkini Honda dengan praktik penggunaan alat multimeter. Instruktur pelatihan adalah mekanik berprestasi, Arif Prasetyo dan Firky Juni Nuryahya, pemenang kompetisi teknisi AHASS.

Servis Gratis dan Ganti Oli
Kehadiran mereka memberi nilai tambah karena peserta belajar langsung dari praktisi terbaik di dunia otomotif Honda. Selain pelatihan, MPM Honda Jatim juga memberikan layanan servis gratis dan ganti oli untuk motor peserta.
Corporate Secretary Head MPM Honda Jatim, Vinensia Kenanga, menegaskan tujuan program untuk memperkuat kemandirian difabel. “Program ini membuka peluang usaha otomotif berkelanjutan dan mendukung terciptanya masyarakat inklusif,” ujarnya.
Peserta pelatihan, Rudi Hartono, mengaku pelatihan ini meningkatkan keterampilan sekaligus mendukung usahanya di bidang bengkel. Ia juga sudah menerima bantuan perlengkapan bengkel dari MPM Honda Jatim yang sangat bermanfaat.
Program pelatihan mekanik bagi penyandang disabilitas ini telah memasuki tahun ke-6 penyelenggaraan. Selain pelatihan, MPM Honda Jatim memberikan bantuan perlengkapan bengkel untuk 25 bengkel difabel di Jawa Timur. Langkah ini menjadi bukti nyata dukungan MPM Honda Jatim terhadap wirausaha difabel yang berkelanjutan. (boi)









