otoplasa.com – Mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan disinfektan menjadi prosedur standar demi mencegah paparan virus corona. Lalu bagaimana bila virus tersebut ada di dalam mobil?
Kira-kira bagian mana yang paling rawan tertempel virus corona?

Otoplasa coba merangkum langkah preventif dari berbagai sumber. Jika mobil Anda pernah memberikan tumpangan kepada orang lain, baik saudara, teman bisnis maupun kolega, dan ada yang menunjukkan gejala penyakit, baik batuk, pilek hingga demam, maka Anda harus waspada dan siap membersihkan interior mobil.
Bagian-bagian yang patut dibersihkan terutama yang sering terkena sentuhan diantaranya:
– Setir atau lingkar kemudi,
– Pegangan pintu,
– Tuas penggeser (bisa berupa knob AC, pengatur sirkulasi udara kabin, atau tombol operasional yang lain),
– Layar sentuh pada head unit,
– Tangkai wiper,
– Tangkai pengatur lampu utama on-off,
– Gagang pegangan,
– Tuas pengatur ketinggian, maupun ketegakkan sandaran kursi,
– Termasuk panel lipat penahan terpaan sinar matahari,
– Handle pembuka pintu,
– Tombol power window, hingga tombol yang lainnya.

Lalu alat dan bahan apa saja yang dibutuhkan?
Cukup gunakan lap bersih dan cairan alkohol 70%. Rata-rata permukaan interior di kabin mobil terbuat dari bahan plastik isopropil yang cukup tahan terhadap usapan lembut kain dengan alkohol 70%. Sangat mudah dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit maka interior mobil Anda akan lebih bersih dari ancaman virus corona yang menempel.
Lalu bagaimana dengan jok, baik yang dari kain atau kulit?
Khusus kedua jenis bahan tadi tentu lumayan boros juga jika menggunakan alkohol 70%. Anda mungkin bisa menggunakan air sabun namun dengan menggunakan tabung penyemprot bertekanan lembut, yang biasa digunakan untuk memandikan burung atau ayam peliharaan. Tak perlu sampai basah atau terbentuk tetesan air saat menyemprotkan ke jok, secukupnya saja dan seketika itu pula langsung dikeringkan dengan lap bersih.
Oh iya, idealnya pembersihan interior ini bisa dilakukan satu hari sekali bila mobil pribadi. Namun jika Anda berprofesi sebagai driver online atau daring, maka suatu kewajiban setiap saat untuk membersihkannya, terutama usai mengantarkan konsumen yang terindikasi batuk, pilek atau tampak sakit. (boi/16-03-2020)














