Nih Dampak Meminum ‘Air Aki’!

Segera Ke Dokter

otoplasa.com, Pasuruan – Seperti apa dampak jika sampai tertelan minuman ‘air aki’? Imbasnya sungguh luar biasa seperti berita viral yang menimpa Hadi Sukamto, pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan.

Ramai diberitakan bahwa Hadi meminum air di dalam botol, yang tersimpan di dalam kulkas. Alih-alih itu adalah air yang layak minum, ternyata berisi cairan air aki yang sengaja diletakkan oleh orang tak bertanggung jawab di dalam lemari es.

Seperti penuturan M Hayat, Pranata Humas RSUD Bangil Pasuruan. Dia menjelaskan ketika Hadi datang, kondisinya sangat memprihatinkan. Bibirnya pecah-pecah dan ada bintik-bintik hitam. Selain itu korban mengalami mual.

“Dari penuturan korban, memang yang diminum saat itu adalah air aki yang ada di dalam kulkas tempat dia bekerja. Nanti tim medis akan melakukan pengurasan isi lambung,” katanya seperti yang diwartakan Kompas.

“Kondisi korban sudah mulai membaik, namun untuk konsumsi makanan masih melalui sonde atau selang nasogastik karena kondisi pencernaan belum stabil,” lanjut M Hayat.

Sejauh ini kondisi Hadi sudah mulai membaik meskipun belum dapat mengonsumsi makanan secara normal. Hayat menambahkan bahwa dalam perawatan lanjutan, akan dilakukan pengurasan isi lambung untuk membersihkan sisa cairan air aki dalam perut. Selain itu, untuk mengurangi efek negatif cairan tersebut pada organ lainnya.

Sementara itu pihak Dishub berencana membentuk tim penyelidikan untuk mencari fakta mengenai posisi air aki tersebut di dalam kulkas. Kini sedang mengumpulkan keterangan dari beberapa rekan korban, termasuk untuk memastikan posisi botol minum air mineral yang berisi air aki.

“Apakah saat itu air ada di dalam kulkas atau di atas. Itu yang harus kami gali,” tegas Andriyanto, Kepala Dishub Kota Pasuruan.

Andriyanto menambahkan bahwa pihaknya akan membawa kasus ini ke kepolisian jika ada dugaan tindakan kesengajaan yang merugikan atau mengancam nyawa korban. Untuk diketahui, Hadi Sukamto mengalami kesakitan di bagian perut yang menjadi perbincangan warga Pasuruan setelah terunggah di media sosial pada Jumat (11/10/2024).

Korban diketahui sehari sebelumnya telah meminum air aki yang ada di dalam kulkas di tempat kerjanya, UPT Terminal Wisata Kota Pasuruan. Korban pun segera mendapatkan penanganan dilarikan ke RSUD R Soedarsono Kota Pasuruan dan kemudian dirujuk ke RSUD Bangil Pasuruan karena sempat mengalami mual dan panas di bagian perut.

Sebagai informasi, sesungguhnya ada dua jenis cairan yang berhubungan dengan aki. Pertama adalah air aki yang sesungguhnya air murni dari hasil penyulingan dan demineralisasi. Kandungan mineral dalam air seperti ini telah banyak berkurang, dan bermanfaat untuk menambah cairan pada aki ketika indikator pengisian level di aki sudah berkurang.

Nah yang kedua adalah air zuur yang mengandung elektrolit lebih pekat. Carian ini memiliki kandungan asam sulfat konsentrat (H2SO4) yang berguna untuk menyimpan dan menghantarkan arus listrik. Biasanya air zuur ini dipakai kali pertama pada pengisian aki yang masih benar-benar baru.

Jadi besar kemungkinan air aki yang terminum oleh Hadi adalah yang berjenis air zuur. (boi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *