otoplasa.com – Penyebaran virus corona yang cenderung masif akhir-akhir ini, mendapat perhatian serius dari PT Pertamina (Persero). Sebagai penguasa pasar distribusi bahan bakar minyak di Indonesia, Pertamina menerapkan langkah-langkah yang harus dilakukan oleh para pengelola SPBU Pertamina.
Berikut panduannya:
1. Pilih SPBU yang menyediakan pegawai untuk mengisi bahan bakar. Dengan begitu kita hanya perlu melakukan pembayaran tanpa bersentuhan dengan alat pengisian seperti layanan self service. Self service merupakan model pengisian bahan bakar secara mandiri di SPBU yang berarti dioperasikan langsung oleh konsumen.
2. Selalu membayar dengan uang pas. Ini menghindari penularan Covid-19 melalui uang kembalian dari pihak SPBU yang bisa jadi tanpa disadari sudah terpapar virus.
3. Selalu gunakan sarung tangan saat terpaksa mengisi bahan bakar pada layanan self service. Sarung tangan berguna agar kita tak bersentuhan langsung dengan perangkat pengisian bakar atau nozzle. Jika tidak menggunakan sarung tangan, disarankan hindari mengucek mata, mengusap hidung atau menyentuh mulut sebelum Anda mencuci tangan. Ada baiknya kita selalu membawa hand sanitizer untuk selalu memastikan kebersihan tangan.
Pertamina menerangkan telah melakukan berbagai langkah antisipatif buat mencegah penularan Covid-19 di lingkungan SPBU. Setiap petugas yang akan memulai dan mengakhiri kerja wajib melakukan pemeriksaan suhu tubuh.
Saat bertugas petugas diwajibkan menggunakan masker dan menjaga jarak dengan konsumen sekitar 1,5 meter. Petugas SPBU juga wajib menggunakan sarung tangan berbahan karet saat proses penerimaan dan pengembalian uang serta menghindari menyentuh wajah. SPBU juga menyediakan hand sanitizer di dekat nozzle atau area dengan tingkat interaksi tinggi. Petugas SPBU juga diwajibkan membersihkan tangan setiap kali melayani transaksi.
SPBU dengan layanan self service wajib menyediakan petugas yang rutin membersihkan nozzle dengan disinfektan. Area kantor dan fasilitas lainnya terutama yang sering dikunjungi konsumen seperti toilet dan musala, juga dibersihkan secara rutin dengan disinfektan. Konsumen diimbau menggunakan metode pembayaran non tunai dan dapat menghubungi 135 jika ada pelayanan tak sesuai.
Bagaimana?
Yuk kita cegah penularan virus corona. (anto/21-03-2020)
















