Pengendara Grab Serbu Safety Riding MPM

otoplasa.com – Apa jadinya jika Safety Riding Center PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) selaku distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT didatangi ratusan pengendara ojek online Grab?
Rasanya seperti demo!

Hanya saja ratusan pengendara ini melakukannya dengan tertib dan mematuhi semua perintah dari instruktur safety riding center MPM yang berlokadi di Sedati, Sidoarjo. Maklum, mereka sedang menimba ilmu dan praktek demi keselamatan bersama. Tujuannya adalah mencari selamat, baik bagi penumpang maupun pengendara online sendiri. Kali ini temanya adalah Cari_Aman adalah Hak Konsumen.

Hari Setiawan, Instruktur Safety Riding Center MPM

Hari Setiawan, instruktur safety riding center MPM menjelaskan sangat mengapresiasi keinginan para pengendara Grab atas upaya mencari keselamatan dan kesadaran berlalu-lintas. Menurutnya dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan mereka lebih aman dan nyaman di jalan.

“Kita melatih awareness safety riding para pengendara Grab dan cara berkendara yang baik dan benar. Melalui beberapa modul, yakni braking, manuver dan teknik keseimbangan. Semoga dengan pelatihan ini bisa menjaga keselamatan diri sendiri dan customer-nya di jalan,” kata Hari yang merupakan instruktur andalan MPM dan langganan juara safety riding antar negara.

Hari memaparkan Safety Riding Center MPM terbuka untuk semua kalangan, baik pelajar hingga instansi serta swasta. Siapa yang mau menimba ilmu tentang keselamatan berkendara, MPM senantiasa terbuka lebar. “Yang mengajukan permohonan kerjasama ini dari Grab, kemudian kita realisasikan selama dua hari pelatihan,” imbuhnya.

Ratusan pengendara Grab antusias memperhatikan instruktur MPM

Sementara itu Bagus Agung, Two Wheel Support Grab mengakui pelatihan ini sangat bermanfaat bagi pengendara onlinenya. Baginya bekerja sama dengan Safety Riding Center MPM terbukti mampu meningkatkan ketrampilan dan keahlian para pengendaranya di jalan. Untuk itu pelatihan ini bakal menjadi agenda tahunan Grab.

“Bakal menjadi agenda rutin bagi mitra Grab untuk mengambil ilmu di Safety Riding Center MPM. Semua ini tujuannya demi mencari aman dan keselamatan di jalan, baik bagi mitra dan konsumen,” tegasnya.

Disinggung mengenai target kerja sehari yang hilang akibat mengikuti pelatihan, Bagus memaparkan mitra diberi kesempatan untuk menon-aktifkan aplikasi Grab-nya. “Pelatihan ini penting dan bakal berlanjut, sehingga semuanya dapat giliran. Khusus yang hari ini mengikuti pelatihan di MPM aplikasinya off, justru jika ada Mitra kami yang jadwalnya ikut pelatihan tapi dia lebih memilih mencari konsumen, maka akan kami beri sanksi,” wantinya.

Tak ketinggalan, para pengendara Grab juga mendapatkan informasi tambahan mengenai penggunaan Kartu Perawatan Berkala (KPB) dan layanan Pit Express yang ada di AHASS. “Demi kenyamanan sendiri dan penumpangnya, pengendara motor wajib mengetahui cara perawatan sepeda motornya secara berkala, apalagi mobilitas dari pengemudi Grab lumayan tinggi,” kata Ade Yuda Setiawan, Service Enginer dari Technical Service Departemen MPM.

Nah jelas sudah, bahwa Cari_Aman adalah Hak Konsumen memang lebih penting! (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *