otoplasa.com, Tiongkok – Produsen otomotif asal Tiongkok, BYD mencatatkan peningkatan penjualan paling bersinar dibandingkan merek lainnya asal China. Bloomberg melaporkan BYD mencetak rekor baru pada September 2024 dengan pencapaian kenaikkan 46%, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau YoY (year of year).
Tercatat BYD mengirimkan lebih dari 400 ribu unit jenis kendaraan Electric Vehicle (EV) untuk pertama kalinya dalam satu bulan. Perinciannya 417.603 unit terjual, yang terdiri dari 164.956 unit BEV dan 252.647 unit PHEV. Angka ini meningkat sebesar 46% dibandingkan September 2023, mencerminkan dominasi BYD yang berkelanjutan di pasar domestik dan meningkatnya keberhasilan ekspor, dengan lebih dari 33.000 unit terjual di luar negeri.
Hingga saat ini, secara total BYD telah menjual 2,75 juta kendaraan listrik, menempatkan produsen mobil tersebut mendekati target tahunannya yaitu 4 juta unit dengan sisa waktu tiga bulan. Diperkirakan menatap musim Libur Golden Week dan musim Natal mendatang akan semakin mendongkrak penjualan BYD.
Tak ketinggalan langkah Pemerintah Beijing turut mendongkrak kiprah ekspansi BYD. Dimana adanya langkah-langkah stimulus ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan yang dapat dibelanjakan juga dapat berperan dalam kinerja akhir tahun yang kuat untuk BYD, yang masih menjadi merek mobil terlaris di Tiongkok.
Selain BYD, pertumbuhan penjualan juga dialami merek China lainnya. Geely mencatatkan penjualan 201.949 kendaraan pada September, atau naik dari 166.955 tahun lalu. Raihan ini menjadikan total penjualannya menjadi 1,49 juta tahun ini, atau meningkat 32%. Namun, informasi lainnya produsen mobil seperti Great Wall Motor (GWM) mengalami kesulitan, dengan penurunan year-on-year sebesar 11%. Dengan laporan hasil penjualan sebanyak 108.398 unit, termasuk 30.129 kendaraan energi baru. (boi)









