Otoplasa.com – Penjualan motor domestik 2025 dipastikan turun. Kendati demikian Honda berharap semester dua akan stabil dan meningkat.
Sebagai informasi, di 2025 penjualan motor domestik Indonesia mencapai 3.104.629 unit. Sesuai dengan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI). Capaian tersebut menurun dibanding 2024 yang mencatat 3.170.994 unit, atau berkurang 66.365 unit.
Ketidakpastian ekonomi menjadi tantangan industri otomotif, baik pada segmen roda empat maupun roda dua. PT Astra Honda Motor (AHM) mengakui penjualan sepeda motor menurun sepanjang semester I 2025. Honda sendiri mencatat penurunan penjualan sekitar dua hingga tiga persen.
Kontribusi Honda 78 Persen
“Semester dua kami harap ada peningkatan. Akhir tahun penjualan bisa stabil seperti tahun lalu,” kata Thomas Wijaya, Executive Vice President Director PT AHM, Kamis (14/8).
Menurut Thomas, penjualan motor domestik berpeluang berada di kisaran 6,4 juta hingga 6,7 juta unit. Sebagai gambaran, penjualan motor baru Indonesia pada 2024 mencapai 6,3 juta unit. Honda berkontribusi 4,9 juta unit, menguasai pangsa pasar nasional 78 persen.
Thomas menyebut musim panen yang baik dapat meningkatkan minat beli kendaraan baru. “Panen semoga lebih baik dibanding semester I kemarin atau bahkan tahun lalu,” ujar Thomas.
AHM Permudah Konsumen Beli Motor
AHM juga menyiapkan program khusus untuk memudahkan konsumen membeli sepeda motor baru. Di sisi lain, AHM memperkuat layanan pelanggan untuk mendorong penjualan dan pembelian ulang.
“Selain produk dan kualitas, layanan terbaik juga penting. Kami tingkatkan kompetensi sales frontliner dan non-sales,” jelas Thomas.
Data AHM mencatat penjualan motor Honda Januari–Juli 2025 mencapai 2.827.975 unit, belum termasuk motor listrik. Angka itu turun sekitar dua persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. (ton)















