Otoplasa.com – Porsche memperkenalkan teknologi pengisian wireless atau induktif tanpa kabel di IAA (Internationale Automobil-Ausstellung) Mobility 2025. Pengisian cara ini memang akan terjadi dalam waktu dekat, mengingat smartphone sudah hal biasa.
Dengan terobosan Porsche memamerkan inovasi pengisian daya induktif tanpa kabel, memberikan kenyamanan tinggi saat mengisi mobil listrik.
Sengaja Porsche memilih IAA, karena ajang ini termasuk pameran otomotif terbesar dunia yang rutin dua tahunan di Jerman. Sebagai informasi, sejak 2021, namanya menjadi IAA Mobility, menekankan teknologi mobilitas masa depan tak lagi sekadar Auto Show. Khusus di tahun ini pameran berlangsung di Munich pada 9–14 September.

Porsche Cayenne Model Pertama
Cayenne Electric akan menjadi model pertama Porsche yang mendukung pengisian induktif opsional. Debut dunia dijadwalkan akhir 2025. Sistem ini menggunakan pelat dasar one-box dengan daya hingga 11 kW. Cukup parkir mobil, pengisian otomatis berlangsung tanpa kontak fisik.
Porsche melengkapi mobil dengan unit penerima di bawah bodi, otomatis menurunkan suspensi saat pengisian. Pelat dilengkapi sensor gerak dan deteksi benda asing, serta berhenti jika ada gangguan.
Proses pengisian juga bisa dipantau lewat aplikasi My Porsche. Kamera Surround View membantu menyetel posisi mobil agar optimal. Pengaturan timer keberangkatan dan pendinginan kabin tersedia seperti pada pengisian AC biasa.
Cat Berlapis Fluoresen
Teknologi pengisian induktif akan diluncurkan pertama kali di Eropa tahun 2026. Pasar lain di seluruh dunia akan menyusul. Selain itu ada hal baru untuk prototipe Cayenne Electric di IAA. Catnya berlapis fluoresen yang menyala saat listrik mengalir. Pola dinamis dari biru hingga ungu dirancang oleh Style Porsche.
Cat terdiri dari lebih 25 lapisan tipis, termasuk primer konduktif, elektrode, insulasi, dan pigmen electroluminescent. Mobil akan menyala warna-warni saat aktif dialiri listrik. Sejauh ini data global menyebutkan harga model Cayenne Electric (2026) diperkirakan Rp 1,5 miliar hingga Rp 2,0 miliar, tergantung varian dan spesifikasi.
Tertarik? (ton)















