otoplasa.com – Mengakhiri seri perdana GP Austria tanpa perolehan poin bagi Tim Aston Martin Red Bull Racing tentu di luar dugaan. Maklum saja dua seri berturut-turut Red Bull mampu menempatkan pembalapnya Max Verstappen sebagai juara pertama (2018 & 2019).
Memulai balapan dengan terus membayangi pemenang GP Austria, Valteri Bottas, Bos Tim Red Bull Christian Horner yakin Max memiliki peluang mampu menyusul pembalap Mercedes itu di lap-lap akhir. Hanya saja keyakinannya pudar di lap ke-11 setelah ada kendala teknis pada mobil Max yang dipasok mesin dan power unit dari Honda. Tiba-tiba kecepatannya menurun dan memaksanya masuk pit serta memutuskan tak melanjutkan balapan.
Sialnya selain Max, rekan setimnya Alexander Albon juga mengalami masalah serupa pada power unit. Usai bersenggolan dengan Lewis Hamilton di lap-lap akhir kiprahnya pun terhenti.
“Saat ini sedang diselidiki Honda dan segera setelah kami memiliki beberapa kesimpulan, kami akan memberi tahu Anda. Dan ini bukan sesuatu yang belum pernah kita lihat sebelumnya,” sesal Horner yang was-was masalah ini tak menimpa Red Bull lagi di balapan berikutnya.
Padahal balapan seri kedua GP Styria akan berlangsung di sirkuit yang sama dengan jeda sepekan. “Kita perlu Honda untuk memberikan laporan perincian lengkap mengapa itu terjadi,” wanti Horner.
Nasib lebih baik terjadi pada tim saudaranya Toro Rosso yang kini berganti nama menjadi Scuderia AlphaTauri. Melalui pembalapnya Pierre Gasly berhasil menyelesaikan balapan di urutan ketujuh dan berhak mendapatkan 6 poin. (photo: screenshoot SkySport/anto/06-07-2020)













