otoplasa.com – Batalnya hajatan MotoGP 2020 di Qatar dan Thailand benar-benar membikin para pembalap reguler sedih dan kecewa. Valentino Rossi yang berpaspor Italia dan harus menjalani masa karantina selama 14 hari jika masuk ke Qatar tak menyangka bakal terimbas merebaknya wabah virus corona.
“Sungguh berita buruk. Sayang sekali … Setelah menjalani latihan di musim dingin, kami siap memulai musim balap tahun ini secara fisik maupun psikologis. Apalagi usai tes di Qatar saya benar-benar ingin memulai balapan pertama,” kata Rossi.
The Doctor tak menampik ini adalah keputusan yang berat, baik oleh Pemerintah Kerajaan Qatar, FIM dan Dorna. “Pembatalan MotoGP Qatar adalah keputusan yang sulit untuk diambil, juga bagi para penggemar, dan sayangnya kita tak tahu sampai kapan harus menunggu. Ini tentu butuh waktu yang lama, mengingat GP selanjutnya di Thailand telah ditunda untuk semua kelas. Saya berharap semuanya akan menjadi lebih baik di minggu-minggu berikutnya,” pinta pembalap Yamaha.
Sementara itu Alex Rins pada akun sosial medianya juga turut menyampaikan kekecewaannya. Meskipun begitu pembalap Suzuki ini paham virus corona tak bisa dianggap remeh demi kepentingan bersama. Ia hanya bisa berharap agar situasi kembali normal.
“Sangat sedih karena tidak bisa balapan di MotoGP Qatar. Namun hal penting harus diutamakan. Tetap aman untuk kalian semua!” cuit Rins.
Tak ketinggalan pebalap tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo sangat terpukul dengan pembatalan dua seri MotoGP. Dia telah menyiapkan sejak jauh-jauh hari dan siap menunjukkan penampilan terbaiknya akhir pekan nanti.
“Saya sedang menunggu balapan pertama sejak balapan terakhir selesai. Sedih dan kecewa setelah hasil tes pramusim yang begitu bagus, tetapi ini harus tetap kami hadapi,” ungkap Quartararo.
Pembalap Perancis ini pun mengucapkan semoga Moto2 dan Moto3 yang tetap digelar di Qatar berlangsung aman dan sukses. “Tinggal menunggu kapan balapan pertama kami terjadi. Semoga yang terbaik untuk teman-teman di Moto2 dan Moto3 pada balapan Minggu nanti,” pesannya.
Bila ketiga pembalap di atas belum ke Qatar, maka kebalikkan dengan Aleix Espargaro yang telah mendarat di sana. Dengan pembatalan ini maka dia hanya menjadi penonton jika tetap di Qatar akhir pekan ini untuk melihat balapan Moto2 dan Moto3. Padahal dia juga sangat antusias mengingat performa Aprilia ada kemajuan ketika tes pramusim.
“Saya sangat termotivasi. Kami selalu kesulitan selama beberapa tahun terakhir. Tahun ini telah ada kemajuan meski tak mudah, tetapi saya merasa berada dalam kondisi terbaik dalam hidup saya,” tutur Espargaro.
Yang menarik tetap ada sisi positif pembatalan MotoGP Qatar. Tentu ini berkah bagi Tim Repsol Honda, baik untuk pengembangan motor dan pemulihan kondisi fisik Marc Marquez. Dimana saat tes pramusim kemarin, motornya masih belepotan hingga memaksa Marquez memakai motor tim satelit sebagai perbandingan. Di sisi lain The Baby Alien masih ada waktu meningkatkan staminanya, hingga siap menyambut balapan resmi perdana nanti. (anto/02-03-2020)















