otoplasa.com – Ingin pergi berlibur ke Bromo dari Malang atau sebaliknya?
Sekarang lebih mudah dan ekonomis karena bisa memanfaatkan layanan teranyar dari Perum Damri yang menyediakan rute baru dari Malang ke Gunung Bromo dengan tarif cukup Rp 30 ribu.
Tentu ini merupakan kabar gembira bagi yang akan menghabiskan liburan atau ingin melancong ke kawasan wisata alam Pegunungan Bromo. Para pelancong tidak lagi di pusingkan dengan alat transportasi untuk menuju lokasi wisata yang terkenal di Jawa Timur tersebut.
Pasalnya Pemerintah daerah setempat melalui Perum Damri memberikan dukungan penuh kepada program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di wilayah tersebut, khususnya kawasan wisata Gunung Bromo. Transportasi yang digunakan adalah Toyota Hiace.
Siti Inda Suri, Plt. Corporate Secretary Damri mengatakan rute menuju Gunung Bromo merupakan bagian dari layanan KSPN yang dihadirkan oleh Damri bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. “Seperti diketahui, Gunung Bromo menjadi salah satu destinasi wisata yang masuk ke dalam KSPN Prioritas di Indonesia,” ujar Siti.
Untuk rute KSPN menuju Gunung Brom dimulai dari lokasi keberangkatan melalui Stasiun Malang – Wonokitri (Gunung Bromo) dengan tarif Rp 30.000. Jadwal keberangkatan dari Stasiun Malang pukul 07.30 WIB dan berakhir di Wonokitri (Gunung Bromo) pukul 13.30 WIB.
Begitu pula dengan arah sebaliknya, dari Wonokitri menuju Tosari – Stasiun Malang berangkat mulai pukul 07.00 WIB. Untuk keberangkatan paling akhir bersamaToyota Hi Ace Damri diberangkatkan melalui pool Damri Malang pukul 16.20 WIB.
Sebagai informasi, selain membuka rute baru Malang – Gunung Bromo, Perum Damri juga mengembangkan beberapa rute di wilayah Malang dan sekitarnya, seperti:
1. Terminal Kota Batu – Terminal Pasrepan – Wonokitri – Tosari Tarif sebesar Rp 40.000 dengan keberangkatan awal dari Terminal Batu pukul 08.00 WIB dan keberangkatan akhir dari Wonokitri pukul 14.30 WIB.
Untuk rute sebaliknya dari Tosari – Wonokitri – Terminal Pasrepan – Terminal Kota Batu, beroperasi melewati Wonokitri, Terminal Pasrepan, dengan tarif yang dikenakan Rp 40.000. Keberangkatan awal dari Tosari pukul 08.00 WIB dan keberangkatan akhir melalui Terminal Batu pukul 16.00 WIB.
2. Pool Damri – Pantai Balekembang (Via Turen). Rute tersebut beroperasi melewati Terminal Arjosari, Terminal Hamid Rusdi, Pantai Sendang Biru. Tarif sebesar Rp 25.000, dengan keberangkatan awal dari Pool Damri pukul 07.00 WIB dan keberangkatan akhir melalui Sendang Biru pukul 16.00 WIB.
Untuk rute sebaliknya dari Pantai Sendang Biru – Pool Damri (Via Bantur). Rute beroperasi melewati Pantai Balekambang, Terminal Hamid Rusdi, Terminal Arjosari. Tarif sebesar Rp25.000, dengan keberangkatan awal dari Sendang Biru pukul 07.00 WIB dan keberangkatan akhir melalui Terminal Arjosari pukul 15.30 WIB.
3. Stasiun Pasarturi – Sukapura (Via tol Probolinggo). Rute beroperasi melewati Stasiun Gubeng, Terminal Bungur Asih, dengan tarif sebesar Rp 50.000,00. Keberangkatan awal dari Stasiun Pasarturi pukul 05.30 WIB dan keberangkatan akhir dari Sukapura pukul 13.00 WIB. Untuk rute sebaliknya dari Sukapura – Stasiun Pasarturi (Via tol Probolinggo). Rute beroperasi melewati Terminal Bungur Asih, Stasiun Gubeng. Tarif sebesar Rp 50.000, dengan keberangkatan awal dari Sukapura pukul 07.00 WIB dan keberangkatan akhir dari Terminal Bungur Asih pukul 19.30 WIB.
Lebih jauh Siti Inda mengatakan demi mendukung pertumbuhan pariwisata dalam negeri, Perum Damri akan terus berkontribusi dalam menambah armada di kawasan strategis pariwisata, sehingga dapat mengakomodasi wisatawan domestik dan mancanegara.
Seluruh tiket layanan KSPN Malang dapat dipesan melalui aplikasi Damri Apps atau portal Damri.co.id, kemudian pelanggan dapat melakukan pembayaran melalui platform digital, seperti OVO, LinkAja, Traveloka, RedBus, GoPay, Mandiri, dan gerai Alfamart maupun Indomaret di seluruh Indonesia. (*/dna)









