Sepintas Bersama Penantang Fortuner & Pajero

First Drive Nissan Terra
Surabaya (otoplasa.com) – Ada tawaran menarik sore itu dari Nissan Ahmad Yani Surabaya ke Otoplasa, yakni menjajal SUV terbarunya. Ya, Nissan Terra yang digadang-gadang tampil di GIIAS Surabaya Auto Show 2018, ternyata memilih absen hingga terbersit untuk tak melewatkan kesempatan ini.

Singkat kata, usai mengamati sosoknya yang tampak ‘kotak’ ala Navara dan mencermati beberapa tombol fitur di lingkar kemudi, saatnya duduk di joknya. Awalnya Otoplasa berada di sebelah pengemudi, coba menjadi penumpang. Ayunan suspensinya terasa beda dengan Mitsubishi Pajero maupun Toyota Fortuner. Terra terasa lebih smooth saat melewati jalanan tak rata bahkan gundukan polisi tidur. Kabinnya pun lumayan teredam meski ini adalah SUV bermesin diesel 2.500 cc.

Ragam informasi serba digital

Cukup menjadi navigator, saatnya beralih ke jok pengemudi. Di sini aura kemewahan ala sedan kasta atas mulai terasa berkat joknya yang elektrik. Ingin maju mundur cukup menekan tombol di samping kursi. Hal membingungkan muncul saat mengamati lingkar kemudinya. Disini bertaburan tombol yang memaksa sang pemilik kelak harus menamatkan apa saja fitur unggulan yang tersaji di buku panduan.

Takjub juga dengan fitur canggih khas Nissan. Intinya bila Anda ingin mengoptimalkan apa saja yang ada di mobil ini, perlu beberapa menit untuk memahami cara kerja Lane Departure Warning, Intelligent Around View Monitor, Hill Start Assist, Hill Descent Control, Tire Pressure Monitoring, Moving Object Detection, dan Blind Spot Warning. Benar-benar lebih beragam dari Fortuner maupun Pajero.

Saat menginjak pedal gasnya, entah belum terbiasa atau tidak, Otoplasa merasakan celah antara pedal rem dan gas terasa terlalu dekat. Namun setelah adaptasi sejenak, pergantian injakan pada kedua pedal cukup menyenangkan karena selain bertransmisi matik, akselerasinya lumayan responsif.

Sebagai perbandingan, Terra memiliki tenaga 190 hp dan torsi 450 Nm. Kedua kompetitornya masing-masing Fortuner diesel 2.4L menghasilkan daya 148 hp dan torsi 400 Nm, sedangkan Pajero Sport 178 hp dan torsi 350 Nm. Tampak jelas Anda akan merasakan Terra yang berbodi bongsor lebih bertenaga.

Kepala Cabang Nissan Ahmad Yani, Yusea Kurnia Abadi

Saat kick down, tenaga mesin bakal spontan menuju putaran 2.000 rpm dan sangat berguna bila ingin mendahului kendaraan di depan Anda. Jika bicara performa, Fortuner dan Pajero harus hati-hati mengingat Terra memang buas di putaran bawah dan menengah. Sayangnya Otoplasa hanya sesaat mengeksplorasi performanya di jalanan padat Surabaya dan itu telah sore hari.

Kesimpulannya secara performa dan fitur hingga kenyamanan, Terra benar-benar di atas kedua kompetitornya. Untuk desain, harus diakui wajah Fortuner dan Pajero lebih stylish dimana Terra masih terbawa sentuhan saudaranya, Navara yang terkesan kotak. Nah disini muncul pertanyaan, Anda lebih mementingkan SUV dengan fitur yang sarat teknologi atau berdasarkan tampang desain?

Oh ya, harga pun belum meluncur secara resmi di Surabaya atau Jatim. Jadi harga Jakarta yang bermain di kisaran Rp 480 juta lebih dapat menjadi gambaran.

Kepala Cabang Nissan Ahmad Yani, Yusea Kurnia Abadi menjelaskan harga memang belum dirilis secara resmi. Namun animo pengunjung di show room lumayan positif. “Rata-rata setelah mencoba Nissan Terra, mereka mengakui kenyamanan dan akselerasinya di atas kompetitor. Kami optimis di Surabaya, Terra akan mendapatkan respon yang bagus dari konsumen,” terangnya. (anto)

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *