Otoplasa.com – Stellantis salah satu pemimpin panggung otomotif global tampil di GIIAS 2026. Mengandalkan tiga merek utama, yakni Jeep, Citroën, dan debut Leapmotor demi memperkuat pasar otomotif di Tanah Air.
Bintang utama pameran kali ini adalah Leapmotor yang resmi melakukan debut di pasar Indonesia. Merek ini meluncurkan dua SUV listrik terbaru, yaitu Leapmotor B10 dan C10. Menariknya, kedua model ini sudah diproduksi secara lokal melalui fasilitas PT National Assemblers.
Indonesia Pasar Strategis
Managing Director Stellantis ASEAN (DSA), Isaac Yeo, menyebut Indonesia sebagai pasar paling strategis bagi perusahaan. “Ini bukti komitmen kami untuk tumbuh bersama Indonesia melalui investasi jangka panjang,” ujar Isaac Yeo.

Leapmotor B10 dan C10
Leapmotor B10 hadir sebagai SUV listrik pintar dengan jangkauan tempuh mencapai 516 kilometer. Model ini dibekali baterai 67,1 kWh dan teknologi Cell-to-Chassis (CTC) 2.0. Sementara itu, Leapmotor C10 diposisikan sebagai Global Family SUV dengan kabin yang sangat lapang.
Harga promo B10 dibanderol Rp449 juta, sementara C10 ditawarkan seharga Rp598 juta. Harga khusus ini berlaku bagi 500 konsumen pertama selama periode pameran GIIAS 2026 berlangsung.

Jeep Wrangler Rubicon Whitecap Edition
Jeep Indonesia membawa Wrangler Rubicon Whitecap Edition yang mengusung tema warisan klasik yang sangat kental. Model eksklusif ini memiliki atap putih yang terinspirasi dari Jeep CJ legendaris.
Asal tahu saja Jeep CJ pernah menjadi ikon dalam dunia off-road Indonesia pada era 1980-an. Wrangler ini ditenagai mesin 2.0 liter turbo dengan tenaga mencapai 270 HP. Ario Soerjo menyatakan edisi ini menyeimbangkan warisan merek dengan kebutuhan petualang modern.

Citroen ë-C3
Di sisi lain, Citroën tetap setia dengan filosofi kenyamanan melalui pameran konsep personalisasi ë-C3 terbaru. Konsep retro ini terinspirasi dari mobil legendaris 2CV yang sangat ikonik. Tampilannya menonjolkan warna pastel serta velg bergaya vintage dengan dop krom yang menawan. Ferdinan Hendra menjelaskan konsep ini mengeksplorasi personalisasi tanpa meninggalkan DNA kenyamanan Citroën.

Stellantis Brand House
Stellantis juga memperkenalkan strategi Stellantis Brand House untuk mengintegrasikan layanan ketiga merek tersebut. Konsep ini menyatukan jaringan penjualan dan purna jual dalam satu ekosistem terpadu.
Mereka menargetkan kehadiran 52 outlet di berbagai wilayah Indonesia hingga akhir 2026. Langkah ini diharapkan memperkuat rantai pasok nasional sekaligus mendukung transformasi kendaraan listrik Indonesia. Kehadiran portofolio lengkap ini mencerminkan visi Stellantis dalam menghadirkan solusi mobilitas bagi masyarakat. (boi)













