Otoplasa.com – Menatap target 2026, Haka Auto fokus memperkuat dominasi BYD di Indonesia via Strategic Meeting & Convention. Mengingat pasar kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia diprediksi akan mencapai titik didihnya pada tahun 2026.
Merespons tren positif tersebut, PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto), grup mega dealer utama BYD di Tanah Air, resmi menggelar rangkaian Strategic Meeting & Haka Auto Convention 2026 di Jakarta.
Acara yang berlangsung di Artotel Gelora Senayan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah momentum krusial untuk menyatukan visi nasional dan memperkuat strategi ekspansi di tengah persaingan mobil listrik yang kian kompetitif.

Strategi Agresif di Balik Pertumbuhan 200 Persen
Tahun 2025 menjadi catatan emas bagi BYD, baik di kancah global maupun domestik. Secara global, BYD berhasil mengukuhkan posisinya sebagai pabrikan otomotif terbesar ketiga di dunia dengan volume penjualan mencapai 4,55 juta unit.
Efek dominasi ini merembet kuat ke pasar Indonesia. Penjualan kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) BYD di tanah air melesat tajam lebih dari 200 persen, dari 15.000 unit pada 2024 menjadi sekitar 52.000 unit pada akhir 2025.
CEO PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto), Hariyadi Kaimuddin, menyatakan optimisme tingginya untuk tahun 2026. “Dalam strategic meeting tentu saja kami membahas strategi-strategi penting untuk kinerja Haka Auto secara nasional di tahun 2026, termasuk rencana ekspansi cabang secara signifikan. Di tahun 2026 ini kami optimis untuk menaikkan target dan rencana ekspansi cabang Haka Auto, mengingat pertumbuhan signifikan BYD baik secara global maupun di pasar domestik Indonesia,” tegas Hariyadi.
Haka Auto Convention 2026: Apresiasi untuk Standar Layanan Terbaik
Setelah sesi perumusan strategi, acara dilanjutkan dengan Haka Auto Convention 2026. Ajang ini dihadiri oleh perwakilan dari 20 cabang Haka Auto yang telah beroperasi di seluruh penjuru Indonesia. Fokus utamanya adalah memberikan penghargaan atas pencapaian cabang serta individu yang berprestasi sepanjang tahun 2025.
Bagi konsumen fanatik EV, langkah ini menjadi sinyal positif bahwa Haka Auto tidak hanya mengejar kuantitas penjualan, tetapi juga kualitas sumber daya manusia dan layanan purna jual. “Acara ini sedianya akan menjadi acara tahunan kami sebagai bentuk apresiasi kepada kinerja dan prestasi di setiap branch. Diharapkan dapat menjadi motivasi bagi setiap individu di Haka Auto untuk meningkatkan kinerja di tahun-tahun berikutnya,” tambah Hariyadi.
Potensi Market 2026: Ekspansi Masif ke Kota-Kota Besar
Tahun 2026 diprediksi menjadi tahun pembuktian bagi merek premium. Haka Auto telah menyiapkan infrastruktur kuat dengan mengoperasikan dua cabang khusus untuk brand premium Denza serta 15 outlet BYD.
Tidak berhenti di situ, Haka Auto mengonfirmasi akan meresmikan sejumlah cabang baru pada Semester I – 2026, yang meliputi:
* Segmen Premium (Denza): Pondok Indah (Jakarta) dan Darmo (Surabaya).
* Jaringan BYD: Mencakup kota-kota strategis seperti Dago Bandung, Semarang, Magelang, Madiun, hingga Banyuwangi dan Samarinda.
Langkah ekspansi yang masif hingga ke wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Kalimantan ini menunjukkan bahwa potensi market EV kini tidak lagi terpusat di Jakarta, melainkan sudah mulai merata ke daerah penyangga dan kota besar lainnya.
Daftar Jaringan Dealer Haka Auto Saat Ini:
Wilayah Cabang
– Jabodetabek Pluit (Denza), Cibubur, Bintaro, Pejaten, Kebon Jeruk, Karawaci
– Jawa & Bali Surabaya (Denza), Klaten, Solo, Malang, Gresik
– Sulawesi & Kalimantan Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Palu, Manado, Kendari
Bagi masyarakat yang ingin beralih ke gaya hidup berkelanjutan bersama BYD, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui Haka Auto Care di nomor 0811-8888-8234. (boi)















