otoplasa.com – Bukan hal yang mengherankan bilamana di jalanan Surabaya berlalu-lalang sportcar ala Porsche. Maklum produk otomotif asal Jerman tersebut telah mendapatkan tempat istimewa di kalangan crazy rich Kota Pahlawan. Dampaknya Porsche Indonesia pun menggelar momen istimewa berupa Porsche’s Cars & Coffee di Monopole Coffee Lab Garaha Famili, Surabaya, Minggu (18/10) kemarin.

Pada kesempatan tersebut pelanggan mendapat kesempatan menjajal Porsche Macan, Cayenne dan Cayman GTS. Jason Broome, Managing Director Porsche Indonesia mengaku sangat senang dengan antusias konsumen di Surabaya.
“Kami menemukan bahwa pelanggan di Jawa Timur sangat senang dengan dengan Porsche. Kami mencoba untuk mengakomodasi kebutuhan dan keinginan mereka dan sejauh ini kami melihat banyak mobil pesanan datang ke Surabaya. Hal ini menunjukkan bahwa pelanggan sangat senang dengan desain dan sosok mobil yang sesuai untuk mereka sendiri,” terang Jason.

Disinggung model apa yang paling digemari, Jason memaparkan mobil best-selling di Indonesia adalah Macan. Dimana SUV tersebut berhasil memikat banyak konsumen di Tanah Air.
Kendati demikian Porsche Indonesia berencana mempersiapkan jajaran produknya berupa mobil listrik. Hanya saja sekarang masih memantau seperti apa kebijakan yang diberikan Pemerintah Indonesia. Selain itu Jason tak menampik arah pergeseran ke mobil listrik belum terlalu masif.
“Kami belum melihat pergeseran dari mesin ICE (Internal combustion engine atau mesin pembakaran dalam). Namun dengan diperkenalkannya Taycan akhir tahun ini dan mengusulkan perubahan ke sistem perpajakan pada tahun 2021, kami melihat akan ada perubahan dalam permintaan pembelian pelanggan kami pada tahun 2021,” imbuh Jason.
Mengenai pandemi Covid-19, Porsche Indonesia tetap ikut terdampak. Walaupun begitu Jason optimis kondisi ini akan semakin memperkuat pondasi bisnis Porsche. “Jelas semua orang terpengaruh termasuk kami, kami meluangkan waktu ini untuk melakukan pekerjaan di rumah, mengerjakan hal terbaik kami dan melakukan pelatihan untuk tim demi memastikan bahwa kami adalah perusahaan yang lebih kuat dan siap seiring kondisi ekonomi yang mulai membaik,” pungkasnya. (boi/20-10-2020)










