
otoplasa.com – Apes benar nasib pelaku tabrak lari, Eko Prasetyo (41) warga Kenjeran yang menabrak sejumlah kendaraan di Jalan Mulyorejo Barat, Surabaya, Senin (17/08). Akibat tak mau mempertanggung-jawabkan perbuatannya dan memilih kabur hingga akhirnya terangkap warga, wajahnya terkena laburan cat seperti yang dilansir oleh www.beritajatim.com.
Ketika itu warga sedang asyik mewarnai jalan menyambut peringatan 17 Agustusan, tiba-tiba dikejutkan dengan teriakan beberapa orang bahwa ada mobil tabrak lari Toyota Agya putih bernopol L 1228 HL yang dikemudikan Eko Prasetyo. Di saat mobil terhenti karena memasuki jalan yang menyempit, sontak warga yang membawa cat dan kuas berupaya memaksa pengemudi keluar dari kendaraan.
Awalnya Eko tak berani turun hingga menjadikan warga geram hingga mengamuk dan merusak kendaraannya. “Tadi kita sama-sama satu jalur mau ke Jalan Mulyorejo Barat. Lah kok saya kena tabrak oleh mobil cukup keras, padahal jalan sedang macet. Terus di belakang mobil ada pengendara yang teriak mobil itu tabrak lari. Akhirnya ramai di kepung warga. Bahkan ada yang mengecat wajah si sopir,” jelas Anto (28), pengendara yang turut jadi korban tabrak mobil.
Karena ramai dan dikepung warga hingga merusak kaca, Anto pun mengaku langsung meminta sang supir turun. Sampai kaca pecah dan sopir diturunkan, Anto langsung menghalangi si sopir yang diamuk warga. Tak hanya pukulan dan pengerusakan kendaraan, warga yang sudah geram pun ‘menghiasi’ wajah sopir dengan cat tembok. “Karena kasihan saya langsung amankan sopirnya dan saya bawa agar tak jadi korban pengeroyokan massal. Akhirnya petugas datang saya serahkan ke petugas kepolisian dan petugas medis,” paparnya.
Sementara itu, menurut Brigadir Jojo menjelaskan bahwa petugas baru mengamankan sang sopir. Untuk pemeriksaan akan dilakukan usai petugas medis membersihkan wajah pelaku yang terkena cat. “Informasi sementara pelaku tabrak lari. Ada tiga korban dan salah satunya korban anak luka lecet di kepala. Kita akan periksa dulu bagaimana kronologi dan kebenarannya,” tuturnya singkat di lokasi kejadian.(source: beritajatim/anto/18-08-2020)













