otoplasa.com – Kelelahan fisik yang mendera Tarwi saat menyelesaikan etape 5 Tour de Java is Back 1100 km tuntas setelah menjalani recovery sehari penuh di Cirebon. Seharian Tarwi menikmati dengan memperbaiki pelek sepeda dan pijitan pelatihnya, Puspita.

Setelah beristirahat total sehari, Tarwi pun melanjutkan etape keenam (Cirebon-Majalengka-Sumedang-Bandung) Kamis (24/09) pagi dengan wajah tampak sumringah dan kondisi lebih bugar. Keberangkatan Tarwi dari Kota Udang dikawal sejumlah pebalap sepeda dari Cirebon Cycling Club (CCC) dan klub sepeda Gojubar (Gowes Jumat Barokah).
Sebagian besar hanya mengiringi sampai perbatasan Cirebon. Namun beberapa di antaranya tetap mengikuti hingga melewati perbatasan Cirebon-Majalengka.

Audi Hadi Wijaya dari ISSI Cirebon mengatakan senang dapat turut mengiringi Tarwi start etape keenam dari kotanya. “Kami merasa terhormat dan bangga dapat mendamping Abah Tarwi mengawali start dari sini. Langka orang seperti beliau, dengan usia yang sudah sebanyak itu, masih mampu bersepeda jarak jauh,” ujar Aulia yang juga anggota klub Gojubar.
“Mudah-mudahan apa yang dilakukan Abah Tarwi dapat menginspirasi atlet yang muda-muda untuk terus berlatih dan berprestasi,” harapnya.
Selama perjalanan dari Cirebon ke Bandung, sambutan hangat telah terasa menjelang perbatasan Sumedang. Tarwi disambut oleh belasan atlet balap sepeda berusia muda hingga finish di Gedung Sate. Tak ketinggalan setelah itu Tarwi diundang oleh kantor berita Pikiran Rakyat yang berlokasi di Jalan Asia Afrika. Undangan talk show pun kembali berlanjut di kantor redaksi Portal Sepeda Indonesia.
Tak ayal selama di Bandung, Tarwi mendapatkan sambutan hangat dari para pecinta balap sepeda. (anto/24-09-2020)












