otoplasa.com – Gelaran final MotoGP Valencia tinggal menghitung beberapa hari. Selain menanti siapa yang akan menjadi juara dunia 2022 antara Francesco Bagnaia atau Fabio Quartararo, di perhelatan 6 November nanti itu juga menjadi momen terakhir bagi Tim Suzuki Ecstar. Dimana Alex Rins merasa sedih sementara rekan setimnya Joan Mir mengaku butuh keberuntungan.
“Ini akan menjadi akhir pekan yang aneh dan menyedihkan,” terang Alex Rins.
Selama lebih dari lima tahun di MotoGP bersama Tim Suzuki Ecstar, Alex Rins bakal mengakhiri kiprahnya bersama pabrikan Hamamatsu di Valencia akhir pekan ini. Menjadi satu-satunya pembalap yang berhasil memberikan kemenangan perdana di GP Philips Islands lalu, Rins berharap bisa memberikan yang terbaik untuk timnya.
Baca juga: Ngeri 17 Mesin FIM JuniorGP Hilang Dibobol Maling Jelang MotoGP Valencia
“Kendati aneh dan menyedihkan, saya bertekad untuk menjalaninya dengan baik. Tim telah memberikan segalanya untuk saya selama berbertahun-tahun, dan saya akan memberikan segalanya untuk membayar mereka kembali dengan hasil yang baik untuk terakhir kalinya,” tekad Rins yang mengincar motor Suzuki GSX-RR sebagai kenang-kenangan.
“Sikap tim kami selalu mencoba dan tetap bahagia mencapai yang terbaik. Jadi mari kita tatap Valencia dengan getaran semangat tinggi dan mencoba menikmati setiap momen,” pungkas Rins.
Bila itu Alex Rins, tak mau kalah Joan Mir juga optimis menatap Valencia. Menurut juara dunia MotoGP 2020 itu dia bisa cepat di seri pamungkas. “Saya bisa cepat di sini, dan sepeda saya juga bisa, kami hanya butuh sedikit keberuntungan,” tekad Mir.
Baca juga: Valentino Rossi Konfirmasi Tampil di Final MotoGP Valencia
Memulai debut MotoGP bersama Tim Suzuki Ecstar pada 2019, Rins yang setahun kemudian menjadi juara dunia tentu tak bisa melepaskan kiprah tim yang melambungkan namanya. Pembalap dari Palma de Mallorca itu berharap di Valencia bisa mendapatkan keberuntungan.
“Saya ingin memberikan segalanya untuk tim saya di babak final. Saya dan motor Suzuki bisa cepat di sini, tapi kami hanya butuh sedikit keberuntungan untuk menyatukan semuanya,” tekad Mir yang tahun depan tandem bersama Marc Marquez di Tim Repsol Honda.
Untuk itu Mir berupaya keras meningkatkan kemampuan fisiknya terutama lengannya. “Saya memiliki beberapa masalah akhir-akhir ini dengan pompa lengan saya di Malaysia, dan masalah motor terutama di tekanan pengukuran ban saat di Australia. Saya tegaskan saya ingin memiliki akhir pekan yang bebas masalah sehingga saya dapat mengakhiri balapan nanti dengan fantastis dan berharap tim dapat menikmati balapan terakhir,” harapnya. (boi)
Cek artikel www.otoplasa.com yang lain di Google News









