otoplasa.com, Surabaya – Pernah tersasar gara-gara pakai Google Maps? Tenang, Astra Peugeot berbagi tips navigasi, cukup dengan mengandalkan fitur Crosscheck dan zoom in!
Demikian kehadiran teknologi peta digital atau digital maps semakin memudahkan pengguna kendaraan dalam mencari rute perjalanan secara real time. Di antara berbagai aplikasi navigasi yang tersedia, Google Maps menjadi pilihan paling populer karena kompatibel dengan beragam perangkat dan menyajikan fitur lengkap untuk membantu pengemudi mencapai tujuan tanpa harus bertanya kepada orang di sekitar.
Tak hanya tersedia di perangkat genggam, peta digital seperti Google Maps kini turut menjadi fitur unggulan dalam kendaraan modern. Salah satunya diterapkan pada Peugeot SUV 3008 dan 5008 varian GT-Line serta Allure Plus.

“Peugeot SUV 3008 & 5008 varian GT-Line dan Allure Plus sudah pakai peta digital sebagai fitur andalannya. Peta digital andalan satelit itu bisa dilihat pada layar monitor di dashboard. Untuk tipe GT-Line, tampilan juga bisa dimunculkan di layar digital speedometer dengan mengatur menu di panel,” ungkap Roni Agung, Kepala Bengkel Astra Peugeot Cilandak, Jakarta Selatan.
Google Maps menawarkan berbagai keunggulan seperti tampilan antarmuka yang intuitif, kemampuan memberikan estimasi waktu tempuh berdasarkan kondisi lalu lintas, informasi titik kemacetan, notifikasi suara penunjuk arah, hingga rekomendasi rute tercepat. Aplikasi ini juga terus diperbarui oleh Google secara berkala, menjadikannya salah satu sistem navigasi digital paling andal saat ini.
Namun demikian, kecanggihan teknologi ini tak lepas dari kekurangan. Tak jarang pengguna justru tersasar saat mengikuti arahan peta digital. Masalah umum yang menyebabkan hal ini antara lain koneksi internet tidak stabil, GPS yang tidak aktif, atau kurangnya kalibrasi perangkat. Selain itu, kompleksitas jalur seperti flyover, underpass, hingga persimpangan bertingkat juga bisa membingungkan pengguna, terutama bagi yang belum terbiasa.
“Untuk menghindari kesalahan navigasi, sebaiknya pengguna melakukan crosscheck lintasan dan rute tujuan sebelum memulai perjalanan. Lakukan zoom in pada area yang berpotensi membingungkan untuk memastikan jalur yang diambil sudah tepat,” jelas Roni.
Jika kesulitan muncul di tengah perjalanan, pengemudi disarankan menurunkan kecepatan atau berpindah ke jalur lambat, lalu berhenti sejenak untuk mengecek rute pada layar peta digital. Mendengarkan petunjuk suara dari aplikasi juga membantu agar perjalanan tetap berada di jalur yang benar.
Dengan kata lain, meski Google Maps dan aplikasi sejenisnya menawarkan kemudahan luar biasa dalam bernavigasi, pemahaman dasar pengguna terhadap fungsinya sangat penting untuk menghindari kekeliruan di jalan. Dengan penggunaan yang tepat, teknologi peta digital akan menjadi sahabat terbaik dalam setiap perjalanan. (boi)









