Otoplasa.com – Sebelum memulai aktivitas harian, pengendara dianjurkan melakukan pengecekan awal. Langkah ini penting untuk memastikan perjalanan lebih aman dan nyaman. Berikut tips dari Instruktur MPM Honda Jatim.
Di kota besar seperti Surabaya, lalu lintas padat menuntut kesiapan ekstra dari pengendara dan motor. Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim, Hari Setiawan, menjelaskan bahwa banyak insiden dapat dicegah.
“Selalu mulai dari pengecekan kendaraan: tekanan ban, kondisi rem, lampu, klakson, serta oli mesin,” jelas Hari.
Ia menambahkan pentingnya kelengkapan berkendara. “Setelah itu pastikan riding gear lengkap mulai dari helm, sarung tangan, jaket, celana panjang, hingga sepatu,” terangnya yang juga mengingatkan pentingnya menjaga fokus dan emosi selama perjalanan.
Surabaya Butuh Pengendara Antisipatif
Surabaya memiliki karakter jalan yang beragam. Jalan protokol selalu padat, simpang bersinyal ramai, dan beberapa ruas sering melambat di jam sibuk. Situasi tersebut menuntut pengendara lebih antisipatif.
“Di kota besar, pengendara harus lebih peka membaca pergerakan kendaraan lain,” tambah Hari.
Ia menekankan perlunya menjaga jarak aman dan tidak terburu-buru. “Situasi padat membuat risiko benturan ringan meningkat sehingga fokus menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.
Honda ADV160 Dukung Kenyamanan Mobilitas Harian
Pengguna skutik besar seperti Honda ADV160 mendapat manfaat lebih dari persiapan yang tepat. ADV160 dikenal nyaman dan lincah menghadapi rute padat di dalam kota. Posisi duduk ergonomis membuat pengendara tetap rileks menghadapi lalu lintas dinamis.
Namun, semua keunggulan ini tetap harus diimbangi perilaku berkendara yang benar. “ADV160 bisa memberikan kenyamanan lebih, tetapi kontrol penuh tetap ada di pengendara,” kata Hari.
Ia menegaskan pentingnya menghindari manuver mendadak. “Hindari manuver mendadak, tetap jaga kecepatan stabil, dan selalu terapkan Cari Aman,” tandasnya.
Langkah Persiapan Sebelum Berkendara
* Cek kondisi motor, termasuk tekanan ban, rem, lampu, dan oli.
* Gunakan riding gear lengkap, seperti helm SNI dan sepatu tertutup.
* Bawa perlengkapan wajib seperti jas hujan dan identitas diri.
* Atur posisi tubuh agar rileks dan hindari membawa beban berlebih.
* Tetap fokus, hindari distraksi, dan prediksi kondisi lalu lintas.
* Atur waktu perjalanan agar tidak terburu-buru.
Menurut Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, edukasi ini bagian dari upaya besar perusahaan. “Kami terus memperkuat budaya Cari Aman melalui pelatihan terencana di MPM Safety Riding Center,” tegas Suhari.
Ia menyebut edukasi tersebut sebagai bentuk sinergi bagi negeri. “Edukasi ini menjadi bentuk sinergi bagi negeri agar masyarakat semakin sadar pentingnya keselamatan sebelum memulai perjalanan,” ujarnya.
Artikel ini diharapkan membantu meningkatkan kesadaran berkendara aman di Surabaya, sekaligus mendukung mobilitas yang lebih tertib dan nyaman. (boi)









