Otoplasa.com – Toprak Razgatlioglu mengaku lelah dengan beragam pertanyaan dari media dan berbagai perayaan kemenangan. Dia lebih memilih secepatnya Gas Pool bersama Yamaha untuk sesegera mungkin adaptasi ke MotoGP.
Setelah meraih gelar juara dunia WorldSBK ketiganya, Toprak Razgatlioglu kini fokus memulai babak baru di MotoGP. Pebalap asal Turki itu mengaku tak sabar menunggu tes resmi di Valencia.
“Saya lelah dengan wawancara dan perayaan, tapi begitu duduk di motor, semua hilang,” ujarnya.
“Saya siap menjalani tes pertama. Andai saja tes Valencia digelar besok.”
Razgatlioglu menyadari tantangan MotoGP akan jauh berbeda. “Segalanya baru, lintasan, paddock, dan motornya. Tapi saya menyukai tantangan. Ini tantangan terbesar dalam karier saya,” katanya.
Senang Dukungan Yamaha
Ia menambahkan, sangat senang Yamaha masih percaya pada kemampuannya. “Motor memang belum yang terbaik, tapi mereka terus bekerja keras memperbaikinya. Dulu Yamaha dan Honda sangat kuat, kini Ducati mendominasi. Tapi saya yakin Yamaha bisa bangkit.”
Razgatlioglu pun menegaskan impian besarnya. “Tujuan utama saya adalah menjuarai dunia MotoGP. Mungkin masih terlalu dini, tapi semua orang berhak bermimpi.”
Selain dirinya, rival berat Razgatlioglu di WorldSBK, Nicolo Bulega, juga akan mencicipi atmosfer MotoGP. Pebalap tim Aruba it Racing Ducati itu dipercaya menggantikan Marc Marquez yang cedera di dua seri terakhir 2025.
“Saya senang untuk Bulega. Ia makin kuat tiap tahun dan kini mendapat peluang besar di MotoGP,” ujar Razgatlioglu.
Bulega akan menunggangi Ducati pabrikan di Portimao dan Valencia. “Ducati sangat kuat, dan Bulega tampil bagus saat tes. Saya harap ia bisa bersaing di 10 besar di Portimao,” tambah Toprak.
“Ini penting untuk kariernya dan juga bagi WorldSBK.”
BMW Masuki Babak Baru
Dengan masuknya Toprak ke MotoGP dan kedatangan Petrucci serta Oliveira ke WorldSBK, BMW memulai babak baru. Fokus tim kini mengarah pada pengembangan motor 2026 yang lebih kompetitif dan ramah bagi pebalap baru.
Langkah ini menunjukkan ambisi BMW memperkuat posisinya di kancah balap dunia, baik di WorldSBK maupun kemungkinan ke MotoGP. Terungkap saat gelaran EICMA Milan 2025 lalu menjadi ajang penting bagi duet pebalap BMW, Toprak Razgatlioglu dan Michael van der Mark. Keduanya berbagi pandangan seputar masa depan tim BMW dan langkah baru masing-masing setelah musim 2025 berakhir.
Musim 2025 menandai akhir kebersamaan keduanya di ajang WorldSBK bersama ROKiT BMW Motorrad WorldSBK Team. Van der Mark akan tetap bersama tim sebagai pebalap penguji. Sementara itu, Razgatlioglu siap mewujudkan mimpinya tampil di ajang MotoGP.
Posisi Razgatlioglu dan van der Mark akan digantikan oleh dua mantan pebalap MotoGP, Danilo Petrucci dan Miguel Oliveira. Keduanya akan memperkuat ROKiT BMW Motorrad WorldSBK Team untuk musim 2026.
Van der Mark menjelaskan, motor BMW edisi 2026 akan lebih mudah dikendarai. “Saya belum bicara langsung dengan mereka, tapi motor tahun depan lebih ramah dikendarai,” ujarnya.
Ia menambahkan, tim fokus membuat motor lebih bersahabat karena dua pebalap baru masih perlu adaptasi. “Saya berharap mereka bisa cepat kompetitif. Motor ini sangat berbeda dari yang biasa mereka gunakan,” lanjutnya.
Razgatlioglu menilai kedua pebalap baru akan menghadapi tantangan adaptasi. “Danilo datang dari Ducati dan Miguel dari MotoGP. Mereka pasti butuh waktu menyesuaikan keseimbangan dan setup pribadi,” katanya.
“Namun ini kesempatan bagus bagi BMW untuk berkembang,” pungkas Toprak. (boi)















