Toyota dan Mazda Manfaatkan Baterai Bekas untuk Tenaga Pabrik

Langkah Inovatif dari Baterai EV dan Hybrid

Otoplasa.com – Toyota mengambil langkah inovatif dengan memanfaatkan kembali baterai bekas kendaraan listrik dan hybrid. Program ini digunakan untuk memasok energi ke kantor pusat serta pabrik Mazda di Hiroshima, Jepang.

Kolaborasi dua raksasa otomotif Jepang ini bertujuan menghadirkan sistem penyimpanan energi ramah lingkungan. Baterai bekas dari kendaraan elektrifikasi Toyota dipasang untuk menyimpan dan menyalurkan energi ke fasilitas Mazda.

Meski masih tahap uji coba, proyek ini dirancang untuk menguji kestabilan, kualitas, serta efisiensi pengisian dan pengosongan daya. Program juga menjadi solusi pemanfaatan baru bagi baterai hybrid yang sudah tidak digunakan.

Sejalan Program Asosiasi Produsen Mobil Jepang (JAMA)
Baterai Toyota mampu menyimpan energi berlebih dari pembangkit listrik maupun sumber terbarukan seperti tenaga surya. Energi itu kemudian dialirkan kembali ke jalur produksi ketika dibutuhkan.

Sistem ini memungkinkan pasokan listrik tetap berjalan meski panel surya tidak aktif, seperti pada malam hari. Teknologi penyimpanan daya juga diklaim mampu menyesuaikan arus dengan cepat, bahkan saat dipasangi baterai dengan usia dan kapasitas berbeda.

Toyota dan Mazda menegaskan program ini sejalan dengan misi membangun ekosistem baterai berkelanjutan. Isu tersebut menjadi salah satu dari tujuh tantangan industri mobilitas yang ditetapkan Asosiasi Produsen Mobil Jepang (JAMA).

Langkah Serupa Renault, Nissan & Mercedes-Benz
Langkah ini melanjutkan tren global pemanfaatan baterai kendaraan listrik bekas. Pada 2017, Renault bermitra dengan Powervault di Inggris untuk mengurangi biaya penyimpanan energi rumah tangga hingga 30 persen.

Awal tahun ini, sebanyak 84 baterai Nissan Leaf lama diperbarui untuk sistem penyimpanan energi di Bandara Roma. Mercedes-Benz juga membangun fasilitas daur ulang baterai paling efisien di Eropa bersama perusahaan Australia.

Inisiatif Toyota dan Mazda membuktikan baterai lama masih memiliki nilai strategis. Pemanfaatan kembali tidak hanya mendukung energi bersih, tetapi juga mengurangi limbah industri otomotif. (boi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *