Otoplasa.com – Tak mau kalah dengan Suzuki Carry dan Daihatsu GranMax, Toyota Hilux Rangga ikut melirik MBG. Program Makan Bergizi Gratis tersebut disiasati Rangga dengan kemampuan memuat 1.050 tempat makanan.
Bagi yang penasaran, bisa melihat unitnya langsung di ajang GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026. PT Toyota-Astra Motor (TAM) memamerkan Rangga dengan berbagai pilihan konversi.
Nah salah satu unit yang mencuri perhatian adalah Toyota Hilux Rangga versi konversi Makan Bergizi Gratis (MBG). Kendaraan ini dirancang khusus untuk memperkuat ekosistem distribusi pangan bergizi bagi anak sekolah di Indonesia.
Kapasitas Angkut Ribuan Porsi
Unit Hilux Rangga MBG memiliki kemampuan impresif dalam menampung logistik makanan dalam jumlah besar. Kendaraan operasional ini mampu membawa hingga 1.050 tempat makanan sekaligus untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah.
Efisiensi distribusi menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas dan ketepatan waktu pengiriman makanan tersebut. “Hilux Rangga merupakan wujud visi Multi Solution for All,” ujar Marketing Director PT TAM, Hiroyuki Oide.
Ia menambahkan bahwa dukungan ekosistem Total Mobility Solution membuat operasional bisnis menjadi lebih tenang.

Spesifikasi Tangguh dan Dimensi Fleksibel
Keberhasilan menampung ribuan kotak makanan tidak lepas dari spesifikasi teknis dan dimensi kendaraan yang mumpuni. Toyota Hilux Rangga memiliki kapasitas payload atau daya angkut maksimal hingga 1,2 ton.
Desain dek rata (flat deck) dengan bukaan tiga arah memudahkan akses bongkar muat logistik secara cepat. Dimensi bak yang luas memungkinkan karoseri merancang ruang simpan optimal untuk ribuan tempat makanan tersebut.
Selain itu, desain bonnet atau hidung mobil memberikan aspek keselamatan dan kenyamanan lebih bagi pengemudi. Tersedia pilihan mesin bensin dan diesel yang menawarkan keseimbangan antara performa bertenaga serta efisiensi bahan bakar.
Solusi Mobilitas untuk Layanan Publik
Partisipasi Toyota di GIICOMVEC 2026 mengusung semangat untuk menghadirkan solusi bagi berbagai sektor industri. Tidak hanya sektor logistik UMKM, kendaraan ini juga merambah ke layanan publik dan program sosial pemerintah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kendaraan ini adalah solusi bisnis yang dapat dikustomisasi,” kata Marketing Director PT TAM, Bansar Maduma.
Toyota bekerja sama dengan lebih dari 80 karoseri lokal untuk memenuhi kebutuhan spesifik setiap pelanggan. Melalui jaringan purna jual yang luas, kelancaran operasional unit pendukung program MBG ini akan terus terjamin. Langkah ini mempertegas posisi Toyota sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui mobilitas andal. (boi)















