UMC Suzuki Pastikan Baleno & Ignis Dari India Aman

otoplasa.com – Gelombang tsunami pandemi Covid-19 di India kini menjadi sorotan dunia internasional. Tercatat puluhan ribu jiwa tiap hari harus meregang nyawa akibat serangan virus corona yang dikabarkan telah bermutasi menjadi lebih ganas dari sebelumnya. Hingga menyebabkan beberapa pabrikan otomotif harus menyetop produksinya.

Wiyarso AdiwibowoNah salah satu mobil yang diimport dari India itu adalah Suzuki Baleno dan Ignis. Berikut komentar dari Area Sales Manager Jatim PT United Motors Centre (UMC) selaku diler resmi mobil Suzuki wilayah Jatim, Wiyarso Adiwibowo. Menurutnya stok yang tersedia untuk Baleno dan Ignis masih sangat mencukupi bila ada permintaan dari konsumen.

“Unit kami masih ready dan siap memenuhi permintaan, khususnya mobil-mobil yang diproduksi di India. Jadi masih aman karena stok masih mencukupi,” terang Wiyarso saat acara buka puasa virtual bersama media.

Fredy Teguh Dia menjelaskan saat ini permintaan masyarakat Jatim khususnya Suzuki masih didominasi oleh mobil-mobil yang berkemampuan memuat tujuh penumpang seperti Ertiga dan XL7. Sedangkan backbone Suzuki lainnya yang masih mentereng adalah mobil jenis niaga seperti All New Carry.

Sementara itu Direktur of Sales and Marketing PT UMC, Fredy Teguh menambahkan permintaan mobil-mobil Suzuki ada peningkatan signifikan semenjak Pemerintah memberikan insentif PPnBM (pajak penjualan atas barang mewah). Relaksasi ini dianggap sebagai berkah dengan mulai menggeliatnya bisnis otomotif di Tanah Air. “Syukurlah penjualan kita ada kenaikkan semenjak ada insentif PPnBM. Dimana mobil yang mendapatkan diskon pajak itu adalah Ertiga dan XL7,” papar Fredy.

Yuanita ChristantiYuanita Christanti, Marketing Manager PT UMC juga menambahkan berkat insentif PPnBM, konsumen pun harus rela menunggu akibat adanya lonjakan permintaan. Dimana tingginya permintaan tersebut juga harus menyesuaikan dengan pasokan dari pabrik perakitan di Jakarta. “Jadinya sebagian konsumen pun harus menunggu unitnya dulu. Sementara insentif PPnBM pun tak bisa mengikat karena menyesuaikan dengan waktu serah terima unit kepada konsumen,” pungkasnya. (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *