otoplasa.com – Volkswagen (VW) mengenalkan teknologi eHybrid 4MOTION, atau sistem terbaru Plug-in Hybrid All-Wheel Drive. Inovasinya pabrikan otomotif asal Jerman ini bakal diterapkan pada jajaran Commercial Vehicles-nya, seperti Multivan dan California.
Sistem penggerak baru plug-in hybrid all-wheel drive (AWD) yang disebut eHybrid 4MOTION sangat ikonik, khususnya bagi model VW Multivan dan California. Dimana teknologi ini menggabungkan tiga elemen utama, yaitu:
– Pengendaraan listrik,
– Efisiensi jarak jauh, dan
– Traksi maksimal, menjadikannya solusi ideal untuk kendaraan van maupun camper van masa kini.

Kelebihan Sistem eHybrid 4MOTION
1. Jarak Tempuh Listrik hingga 95 Km
Berkat baterai lithium-ion 19,7 kWh dan fitur pengisian cepat (quick charging), kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 95 km secara murni dengan tenaga listrik. Ini memungkinkan penggunaan harian tanpa emisi, sekaligus mendukung perjalanan jarak jauh berkat kombinasi mesin bensin dan dua motor listrik.
2. Traksi Maksimal di Segala Medan
Dengan motor listrik di masing-masing poros roda depan dan belakang, sistem all-wheel drive memberikan traksi optimal di berbagai kondisi jalan, termasuk jalan licin, berlumpur, atau bersalju. Ini menjadikan California sangat andal untuk berkemah di medan off-road.
3. Kenyamanan dengan Pendingin & Pemanas Listrik Stasioner
Sistem AC stasioner yang bekerja saat kendaraan dalam kondisi diam memungkinkan pendinginan atau pemanasan kabin saat pengisian daya, parkir, atau berkemah. Fitur ini bekerja tanpa emisi dan menggunakan tenaga dari baterai atau sumber eksternal.
4. Performa dan Efisiensi Berkendara
Multivan dan California eHybrid 4MOTION mampu melaju hingga 130 km/jam dengan tenaga listrik dan hingga 200 km/jam dalam mode hibrida. Sistem pintar ini mengatur penggunaan tenaga secara otomatis sesuai profil berkendara: Eco, Comfort, Sport, dan Individual. Sistem juga mengatur aktivasi motor belakang untuk efisiensi konsumsi energi.
5. Penggerak Belakang Listrik Mandiri
Tidak seperti sistem AWD konvensional yang bergantung pada poros penggerak mekanis, sistem ini mengandalkan motor listrik pada roda belakang yang dapat bekerja mandiri—mirip dengan teknologi pada VW ID. Buzz GTX. Hal ini memungkinkan pengaturan torsi yang lebih presisi dan efisiensi tenaga yang lebih tinggi.
6. Teknologi Mesin dan Motor Listrik Terbaru
Sistem ini dipadukan dengan mesin bensin 1.5 TSI evo2 yang bertenaga 130 kW (177 PS), dilengkapi teknologi VTG turbocharger, sistem injeksi 350 bar, dan efisiensi termal tinggi. Motor listrik depan menghasilkan 85 kW dan motor belakang 100 kW, dengan torsi gabungan hingga 350 Nm.
7. Pengisian Daya Cepat
Selain pengisian AC 11 kW di rumah, VW kini mendukung pengisian DC hingga 50 kW. Dengan daya ini, baterai bisa diisi dari 10% hingga 80% hanya dalam waktu sekitar 26 menit, cukup saat berhenti makan atau rapat. (ton)









