Waspada Hujan di Malang Raya Yuk Cari_Aman di Jalanan Licin

Nih Pesan Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim

Otoplasa.com – Para bikers pengguna jalan khususnya di Malang Raya, supaya mewaspadai hujan deras hingga menyebabkan banjir. Yuk Cari_Aman di jalanan licin seperti yang disampaikan instruktur safety riding MPM Honda Jatim.

Memasuki awal tahun 2026, intensitas hujan di wilayah Malang Raya, meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, hingga Kota Batu masih tergolong tinggi. Bagi warga Ngalam yang setiap harinya bergelut dengan aspal, kondisi ini bukan sekadar soal baju basah, melainkan tantangan keselamatan yang nyata.

Menyikapi hal tersebut, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) selaku distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim & NTT, kembali mempertegas komitmennya melalui kampanye keselamatan berkendara bertajuk Cari_Aman. Fokus utamanya adalah memastikan mobilitas warga tetap lancar dan selamat meski diguyur hujan deras.

Mengapa Berkendara Saat Hujan di Malang Butuh Perhatian Ekstra?
Jalanan di Malang Raya memiliki karakteristik unik, mulai dari tanjakan curam di kawasan Batu hingga kepadatan lalu lintas di pusat kota. Saat hujan turun, risiko kecelakaan meningkat drastis akibat traksi ban yang berkurang dan jarak pandang yang terbatas.

“Saat hujan, pengendara perlu mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan menghindari pengereman mendadak karena jalan menjadi licin. Ketenangan serta kesiapan kendaraan menjadi kunci keselamatan di jalan,” ungkap Hari Setiawan, Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim.

5 Panduan Keselamatan Berkendara Saat Hujan Ala MPM Honda Jatim
Untuk meminimalisir risiko aquaplaning (ban melayang di atas air) atau selip, berikut adalah poin-poin krusial yang harus diperhatikan:
1. Kurangi Kecepatan & Jaga Jarak: Permukaan jalan yang basah membuat jarak pengereman menjadi lebih panjang. Berikan ruang ekstra dengan kendaraan di depan Anda.
2. Cek Kondisi Kaki-Kaki: Pastikan alur ban masih tebal dan sistem pengereman berfungsi optimal. Ban yang botak adalah musuh utama saat aspal licin.
3. Lampu Harus Nyala: Visibilitas seringkali turun drastis saat hujan lebat. Pastikan lampu utama dan lampu sein berfungsi untuk memberi tanda bagi pengendara lain.
4. Hindari Manuver Agresif: Jangan melakukan pengereman mendadak atau menikung terlalu tajam. Lakukan pergerakan motor secara halus dan terukur.
5. Gunakan Jas Hujan yang Tepat: Pilihlah jas hujan model setelan (baju dan celana). Hindari model ponco karena berisiko tersangkut di rantai atau roda, serta dapat mengganggu ruang gerak tangan.

Safety Riding: Dari Gaya Hidup Hingga Fasilitas Edukasi di Malang
Keselamatan di jalan bukan sekadar aturan, melainkan sebuah kebutuhan. MPM Honda Jatim terus mendorong masyarakat Malang untuk meningkatkan skill berkendara melalui fasilitas Safety Riding Center.

Bagi warga Kabupaten Malang, edukasi ini kini lebih dekat berkat adanya Safety Riding Lab Astra Honda di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Fasilitas ini menjadi kawah candradimuka bagi pengendara muda dan masyarakat umum untuk belajar teknik berkendara yang benar.

Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, menegaskan bahwa kampanye ini adalah bagian dari semangat Sinergi Bagi Negeri. “Kami mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai bagian dari gaya hidup berkendara. Melalui edukasi konsisten dan prinsip Jago Cari_Aman, kami ingin pengendara di Malang Raya tetap siap menghadapi berbagai kondisi jalan, termasuk saat hujan,” pungkasnya.

Performa motor yang prima dan mentalitas berkendara yang tenang adalah perpaduan wajib untuk menaklukkan hujan di Malang. Sebelum memutar kunci kontak, pastikan motor dalam kondisi siap tempur. Ingat, keluarga menunggu di rumah. Selalu Cari_Aman sebelum berangkat! (boi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *