Yamaha STSJ Donasi 5 Unit Motor ke SMK Banyuwangi

otoplasa.com – Yamaha STSJ memberikan donasi kepada SMK Models di Banyuwangi. Hal ini dilakukan demi menyongsong pembelajaran yang lebih baik di dunia pendidikan khususnya kemampuan kompetensi para siswa SMK.

PT Surya Timur Sakti Jatim atau Yamaha STSJ selaku distributor sepeda motor Yamaha wilayah Jawa Timur, Kalselteng, Kaltim, dan Nusa Tenggara mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa penyerahan unit sepeda motor Soul GT kepada 5 SMK binaan di Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 8 Siliragung Banyuwangi (20/07) lalu.

Baca juga: CSR Yamaha STSJ Peduli Anak Yatim di Bulan Ramadhan

Terdapat 5 unit sepeda motor matik yang dibagikan kepada 5 SMK area Banyuwangi dan sekitarnya. Adapun sekolah yang mendapat kesempatan diantaranya, SMK Muhammadiyah 8 Siliragung, SMKN 1 Klabang Bondowoso, SMKN 1 Situbondo, SMK PGRI 5 Kencong Jember, dan SMK Muhammadiyah 5 Cakru Kencong.

Yamaha STSJ Donasi
Yamaha STSJ mendonasikan 5 unit sepeda motor untuk SMK di Banyuwangi sebagai bagian dari kegiatan CSR

Ilham Wahyudi, selaku GM Service & Spare Part Yamaha STSJ mengungkapkan,”Kegiatan ini menjadi langkah yang kami tempuh untuk mencerdaskan anak bangsa khususnya kepada sekolah yang memiliki jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM). Harapannya dapat bermanfaat untuk kegiatan belajar mengajar khususnya di bagian praktek,” ungkapnya.

Baca juga: Yamaha STSJ Ngalas Bareng WR155 Sambil Berbagi di Trawas

Selain itu, Yamaha STSJ juga turut menyerahkan modul pembelajaran kewirausahaan kepada SMK Muhammadiyah 8 Siliragung guna keperluan Teaching Factory di SMK tersebut. Teaching Factory merupakan model pembelajaran di SMK yang berbasis pada produksi/jasa dan memiliki standar dan prosedur yang berkiblat pada suatu industri.

Yamaha STSJ Donasi
Diharapkan bantuan motor dari Yamaha STSJ mampu meningkatkan kemampuan kompetensi para siswa SMK

“Kepada Yamaha, kami mengucapkan terimakasih telah memberikan bantuan berupa motor untuk digunakan siswa kami. Setelah ini, menjadi kewajiban kami untuk meningkatkan kompetensi para siswa untuk menjadi bekal yang baik di kemudian hari,” ujar Mukhlas Effendi, selaku Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 8 Siliragung. (*/dna)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *