otoplasa.com – Pemilihan ban medium di pit stop kedua oleh pembalap Tim Red Bull Racing Max Verstappen benar-benar menjadi strategi yang jitu di ajang balapan Formula 1 yang berlangsung di Circuit Paul Ricard, Le Castellet, Minggu (20/06) kemarin. Dia berhasil melewati pembalap Tim Mercedes Lewis Hamilton yang ketika itu sedang memimpin jalannya lomba.
Dramatisnya berkat ban yang tepat, Verstappen berhasil menyusul Hamilton pada lap 52 atau kurang satu lap lagi menjelang finish. Strategi Mercedes yang lebih memilih ban tipe keras di pit stop kedua, menjadi kemalangan sang juara dunia tujuh kali karena tak mampu mempertahankan peluang kemenangan yang berada di depan mata. Verstappen berhasil meraih P1 di momen-momen krusial.
Tak ayal dengan hasil ini, posisi Verstappen semakin jauh meninggalkan Hamilton. Bila sebelum GP Perancis selisih poin keduanya hanya empat, kini melebar menjadi 12 angka! Verstappen mengoleksi 131 poin dan kini Hamilton 119 angka, diikuti Sergio Perez (84) dan Lando Norris (76). Sementara Valtteri Bottas terjerembab di peringkat kelima dengan 59 angka dan semakin meningkatkan peluangnya bahwa ini adalah musim terakhirnya di Mercedes.
Usai balapan Verstappen mengaku sangat luar biasa. Hal ini wajar mengingat seri sebelumnya di Azerbaijan dia gagal finish akibat ban belakang kirinya meletus, padahal ketika itu dia sedang memimpin balapan. “Kami bertarung (melawan Hamilto) selama lomba, sungguh luar biasa. Dan kami kesulitan di awal lomba karena kencangnya angin. Kemudian kami memutuskan dua pit stop dan akhirnya berhasil,” bangga putra mantan pembalap F1, Jos Verstappen.
Total Verstappen menuntaskan balapan 53 lap dalam waktu 1 jam 27 menit 25,770 detik. Dia pun mendapatkan bonus tambahan satu poin karena tampil tercepat dalam satu lap di balapan kemarin. Selama karirnya ini adalah kemenangan yang ke-13 bagi di ajang F1 atau yang ketiga musim ini. (anto)















