Surabaya, OTOPLASA – Para bonek, sebutan ‘bondo nekat’ untuk pendukung kesebelasan Persebaya yang biasanya tampil semaunya sendiri saat di jalanan, mendapat perhatian serius dari PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) selaku distributor utama sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan NTT. MPM berupaya tipikal para bonek ke depannya bisa berubah dan ramah kepada masyarakat khususnya para pengguna jalan yang lain.
Demi mewujudkan hal tersebut, MPM mengadakan Training Safety Riding (TSR) kepada para bonek pada 10 September 2017. Bila biasanya TSR untuk pelajar, perusahaan, maupun Komunitas motor, bonek pun mendapatkan materi serupa.
Diharapkan dengan training para bonek bisa tertib di jalan pada saat ada pertandingan sepak bola. Training dilakukan setiap pekan di September bertempat di MPM Safety Riding Course dengan peserta 25 orang. Kriteria peserta yang dipilih yang komunikatif, kreatif dan aktif. Materi yang diajarkan meliputi narrow plank, braking dan slalom course.
Pada Oktober – November diadakan kompetisi video dan kampanye Cari Aman juga kompetisi skill untuk Komunitas Bonek. Peserta yang telah mendapatkan TSR boleh mengikuti kompetisi tersebut. Untuk kompetisi video peserta bisa mengikuti dengan kelompok ataupun individu.
Anim, salah satu bonek asal kota Gresik mengetahui adanya edukasi safety riding untuk bonek melalui media sosial MPM dan juga dari official Persebaya. “Saya sangat berterima kasih kepada Honda dan official Persebaya karena sudah diberikan pelatihan tentang safety riding. Sebuah pengalaman yang berharga karena saya belum pernah mengikuti pelatihan safety riding,” kata Anim
“Bonek sebagai ikon kota Surabaya, bisa memberikan inspirasi terkait kampanye Cari Aman/safety riding kepada masyarakat umumnya, khususnya kepada para suporter yg akan menonton Persebaya. Agar tetap mengutamakan keselamatan di atas segalanya,” tutup Suhari selaku marcomm & Development Division Head PT MPM. (*)

















