Bos MotoGP: Honda & Yamaha Sudah Dekat, Tapi Belum Terdepan

Meski Ada Perbaikkan Performa

otoplasa.com, Spanyol – Bos MotoGP, Carmelo Ezpeleta menyebutkan bahwa Honda dan Yamaha belum bisa menembus papan atas di balapan roda dua paling bergengsi sejagat. Kendati demikian dia yakin ada perbaikkan performa bagi pabrikan otomotif Jepang.

Ezpeleta menjelaskan sistem konsesi MotoGP yang diterapkan untuk membantu Honda dan Yamaha kembali bersaing di papan atas, berjalan dengan baik. Setelah menjalani musim dingin yang menjanjikan dengan melakukan berbagai ujicoba, baik Honda dan Yamaha menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Honda bahkan mencatat hasil impresif pada seri pembuka musim di Thailand akhir pekan lalu, menandakan bahwa kebijakan konsesi memberikan dampak positif. Termasuk dengan performa Yamaha bersama Jack Miller.

Kendati demikian, Ezpeleta percaya Honda dan Yamaha belum mampu menyalip Ducati pada akhir musim ini, namun jarak antara mereka akan semakin mengecil. “Ya masih ada jalan panjang yang harus ditempuh,” ujar Ezpeleta.

“Lebih banyak untuk Honda dibandingkan Yamaha. Namun, saya yakin pada akhir tahun ini mereka belum akan berada di depan, karena Ducati dan Aprilia sangat kuat, serta KTM juga berada di level yang tinggi. Tapi pabrikan Jepang akan lebih dekat,” lanjut CEO Dorna Sports.

Di sisi lain Ezpeleta juga menegaskan bahwa KTM tetap berkomitmen berlaga di MotoGP meskipun sedang menghadapi krisis finansial. Saat ini, MotoGP sedang dalam tahap negosiasi dengan KTM terkait kontrak baru selama lima tahun yang akan dimulai pada 2027.

Seperti diketahui masa depan KTM di ajang MotoGP menjadi topik perbincangan hangat seiring upaya pabrikan Austria tersebut untuk mengatasi krisis keuangan yang mereka alami. Pada bulan lalu, KTM berhasil memenangkan pemungutan suara penting dengan para kreditur, yang berujung pada persetujuan rencana restrukturisasi mereka.

Bos KTM Motorsport, Pit Beirer, mengungkapkan dalam peluncuran tim MotoGP 2025 bahwa mereka sudah mulai merancang mesin untuk musim 2027, di mana regulasi MotoGP akan beralih ke mesin berkapasitas 850cc. Atas dasar itulah Ezpeleta memastikan bahwa Dorna tengah bernegosiasi dengan KTM untuk memperpanjang kontrak mereka di MotoGP setelah siklus kontrak saat ini berakhir pada 2026.

“Saya khawatir, karena saya tidak suka melihat tim dalam situasi seperti ini,” ujar Ezpeleta terkait kondisi KTM.
“Namun, di sisi lain, saya tidak khawatir dengan sektor balap dan partisipasi merek ini di kejuaraan dunia, sama sekali tidak. Sebaliknya, saat ini kami sedang melakukan negosiasi dengan Grup KTM untuk perpanjangan kontrak dari 2027 hingga 2031,” pungkasnya. (boi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *