Bosch Bikin Kokpit Digital 3D Ala Ironman

Otoplasa.com – Para penggemar movie Marvel tentu telah terbiasa dengan kejeniusan Tony Stark alias Ironman dalam memanfaatkan teknologi digital 3D. Paparan sinar tembus pandang yang membentuk beragam wujud model yang saling interaktif tersebut, rupanya bakal familiar di kokpit mobil-mobil masa depan.

Seperti yang dilakukan Bosch dalam menghadapi trend teknologi yang terus berkembang. Perusahaan suplier beragam produk otomotif asal Jerman itu kini menyasar kokpot digital sebagai peluang pasar yang sangat potensial.

Bosch yakin tampilan kokpit digital akan memainkan peran yang semakin besar pada kendaraan masa depan. Interaksi antara pengemudi dan tampilan kokpit akan berperang sangat penting, khususnya dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan pengemudi itu sendiri.

Sejauh ini tampilan kokpit digital telah ada di Audi Quattro terbaru dan Audi TT. Bosch pun akan menjadikan produk tampilan 3D tersebut menjadi lahan bisnis untuk semua produsen mobil yang tertarik.

Bosch menjanjikan tampilan 3D barunya mengusung teknologi pasif, dimana tidak menggunakan pelacakan mata via kacamata 3D. Namun hasil paparan sinar yang keluar tampak realistis. Hal ini berdasarkan bahwa informasi visual yang tampak realistis dapat memberikan respon lebih cepat kepada pengemudi, meski informasi tersebut telah terpampang pada layar dua dimensi konvensional (2D).

“Tampilan lebih interaktif dan dapat lebih mengantisipasi kebutuhan individu pengemudi,” kata Dr Steffen Berns, presiden Bosch Car Multimedia.

Bosch optimis pasar menjanjikan untuk produknya, dimana Global Market Insights memaparkan nilainya mencapai 30 miliar USD pada 2025 nanti dari sebelumnya yang 15 miliar USD.

Visualisasi beragam informasi untuk pengemudi tampak nyata dan diyakini membikin lebih seksama. “Tampilan yang terlihat bagi pengemudi memberikan visualisasi dan respon yang lebih cepat, baik dari sistem bantuan atau peringatan lainnya selama di jalan,” yakin Berns.

“Seolah-olah peringatan visual ini melompat keluar dari layar dan terlihat lebih jelas serta mendesak untuk segera ditindak-lanjuti.”

Bosch mengatakan teknologi 3D rancangannya dapat diintegrasikan dengan teknologi tampilan yang ada, mau bentuk kluster instrumen melengkung di speedometer, atau dengan kontrol suara hingga sentuh, semuanya bisa dilakukan. Perusahaan ini telah mengembangkan kemampuan untuk mengurangi jumlah unit kontrol elektronik antarmuka manusia-mesin menjadi hanya komputer kokpit tunggal, yang dipamerkan tahun lalu di CES di Cadillac Escalade. Bosch pun telah menjalin kerjasama dengan Jaguar Land Rover, serta University of Cambridge di Inggris. (anto/05-09-2019)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *