Demi Marc Marquez, Honda Sinergikan Divisi MotoGP & F1

otoplasa.com – Honda Racing Corporation (HRC) kini mengalami suasana gado-gado bercampur antara kegembiraan dan kecemasan. Gembira karena mampu menyuport Tim Red Bull Racing hingga sukses menjadi juara dunia F1, baik pembalap dan konstruktor, namun juga cenut-cenut akibat prestasi di balap roda dua khususnya MotoGP terseok-seok. Untuk itu memandang perlu ada sinergi antara divisi F1 dan MotoGP.

Walaupun sang pembalap andalan Marc Marquez telah kembali ke lintasan dan mampu bersaing dengan pembalap lainnya, namun The Baby Alien mengeluhkan bahwa performa motor Honda RC213V sudah tak sefamiliar lagi dengan dirinya. Intinya kakak kandung Alex Marquez itu merasakan kesulitan mengendalikan motor yang telah mengantarkannya meraih juara dunia MotoGP di kelas para raja hingga 6 kali.

Honda Sinergi MotoGP F1
Pembalap Tim Repsol Honda itu menegaskan dari beberapa kali ujicoba terhadap RC213V, tak mendapatkan progress yang memuaskan. Dia mengaku stress karena performa motornya tak kunjung membaik.

Baca juga: Honda Tampilkan RB16B Juara Dunia & RC213V Tak Pernah Juara

“Sudah menjajal dengan aerodinamika baru, namun motor prototipe yang kami coba dengan mesin yang sama tidak mendapatkan perbedaan yang signifikan. Padahal kami sudah menjajal sedikit modifikasi dan memakai sasis yang berbeda,” keluh Marc Marquez.

“Total dari hasil ujicoba tak ada perbedaan dengan motor 2022. Semuanya sama,” tegasnya.

Honda Sinergi MotoGP F1
Yang menarik di sisi lain, Marc terpaksa membocorkan perbandingan antara dirinya dengan sang adik, Alex Marquez khususnya usai masa ujicoba lalu. “Kami tetap profesional untuk tetap saling menjaga rahasia tim kami masing-masing. Namun saat perjalanan pulang semobil, saya melihat dia sangat senang usai menjajal dengan motor barunya,” cemburu Marc.

Baca juga: Honda Tak Jadi Tinggalkan F1, Terus Dukung Red Bull Hingga 2025

Ya, bila Alex sangat puas dengan motor Ducati-nya, hal berbeda terjadi pada sang kakak yang kini seakan tertular virus uring-uringan yang sama dengan Fabio Quartararo terhadap motor Yamaha YZR-M1. Dimana duo pabrikan Jepang ini secara kompak memasuki masa-masa sulit dalam mengembangkan kemampuan motornya.

Tak mau sang pembalap kesayangan tidak mendapatkan motor sesuai yang diharapkan, Koji Watanabe, Presiden Honda Racing Corporation (HRC) bakal menerapkan pendekatan manajemen dengan memanfaatkan semua lini SDM yang ada. Dia memastikan bakal terjadi lintas sinergi antara divisi balap roda 2 dan 4.

Honda Sinergi MotoGP F1“Tahun 2023 tujuan utama kami adalah kembali ke jalur kemenangan meraih gelar juara dunia. Untuk itu akan ada sinergi dengan departemen F1 supaya hal itu bisa tercapai,” wanti Watanabe.

Baca juga: F1 Makin Populer, Honda Menyesal Undur Diri?

Bila itu terwujud, prestasi Honda akan semakin mentereng bilamana mampu mengawinkan gelar juara dunia F1 dan MotoGP di tahun yang sama. Hanya saja akankah itu akan terjadi?
Ditunggu saja saat tes MotoGP Sepang pada Februari 2023 nanti. Bakal terbayang seperti apa performa Marc Marquez bersama motornya. (boi)

Cek artikel www.otoplasa.com yang lain di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *