otoplasa.com – Masa pemulihan penyembuhan usai operasi bahu yang dijalani Marc Marquez rupanya meleset dari rencana. Sang juara dunia 8 kali tersebut mengaku proses penyembuhannya tidak lebih mudah dibandingkan dengan operasi yang dijalaninya pada 27 November 2019 di Hospital Universitari Dexeus-Quiron di Barcelona.
Menurutnya kini dia bersaing dengan waktu supaya saat tes di Sepang, Malaysia kondisinya kembali bugar. “Harapannya rehabilitasi berjalan lebih baik, ternyata lebih rumit dari yang diharapkan. Tahun lalu saya menjalani operasi di bahu kiri dan telah menjalani proses pemulihan. Dimana sepertinya lebih mudah dan lebih cepat, namun ternyata tidak. Saya berharap dapat kembali ke kondisi semula dan dapat berpartisipasi pada tes perdana musim ini di Malaysia,” harap kakak kandung Alex Marquez.
Agenda yang bakal dijalaninya adalah peluncuran resmi Tim Repsol Honda di Jakarta pada Februari nanti, khususnya menjelang tes di Sepang. Bila kondisinya tak memungkinkan, bisa jadi Marquez tak akan menjalani tes, demi pemulihan bahunya. Kendati demikian dia akan tetap berada di pit, demi memantau performa sang adik.
“Saya bisa memberinya nasehat yang tepat, tetapi kami tahu bagaimana membedakan aspek keluarga dan sisi profesional dengan baik,” tangkis Marc.
Dari catatan tim dokternya sendiri, Marquez kemungkinan sudah pulih dua pekan sebelum tes pra-musim terakhir di Sirkuit Internasional Losail Qatar pada 22-24 Februari. Disinilah bahwa Marquez akan tampil all out menguji motornya.
Sebagai catatan, selain Marquez ada dua pembalap yang mengalami cedera serupa dan juga telah menjalani operasi. Mereka adalah pembalap Honda Takaaki Nakagami dan Tech3 KTM Miguel Oliveira. (anto/17-01-2020)










