Otoplasa.com – Pernah merasakan podium di Mandalika, nyatanya pembalap KTM Maverick Vinales mengaku tak fit hingga berencana mundur. Padahal 2023 lalu di sirkuit yang sama saat main race finis kedua dan naik podium dengan berkostum Batman.
Tikungan ekstrim yang menuntut pembalap berubah arah secara cepat, membikin fisiknya kesakitan. Bahkan tak hanya Vinales yang kesulitan, Marco Bezzecchi juga mengaku kesakitan karena fisiknya belum fit. Keduanya sepakat sama-sama tak fit menghadapi MotoGP Mandalika 2025.
Vinales mempertimbangkan mundur dari MotoGP Mandalika setelah merasakan sakit pada bahu kiri yang cedera sejak Jerman. Ia sempat kembali balapan di Austria namun hanya tampil hingga Jumat, lalu pulih penuh di San Marino.
Fisik Terbebani
Di Motegi, Vinales mampu menuntaskan balapan. Namun, jarak sepekan membuat fisiknya kembali terbebani di Mandalika.
“Ini hari yang sangat berat. Saya masih merasa sakit,” ungkap Vinales setelah sesi latihan di Lombok.
Vinales menyebut masih kehilangan kekuatan pada bahu, terutama saat perubahan arah yang banyak di sirkuit Mandalika. “Sulit terus melanjutkan dalam kondisi seperti ini. Saya harus bicara dengan tim dan dokter,” ujarnya.
Meski begitu, Vinales mengakui motor KTM RC16 lebih baik dibanding di Jepang, terutama soal cengkeraman ban belakang. Di sisi lain, Marco Bezzecchi juga belum sepenuhnya pulih setelah insiden tabrakan dengan Jorge Martin di Motegi.
Cedera Punggung dan Kaki
Bezzecchi mengalami cedera punggung dan kaki, meski cedera punggung justru lebih menyiksa saat di Mandalika. “Fisik saya masih bermasalah, terutama punggung. Saya tidak menyangka ini lebih berat dari kaki,” katanya.
Meski cedera, Bezzecchi justru tampil cepat dan mengakhiri latihan Jumat sebagai yang tercepat dengan selisih 0,408 detik. Ia mengaku kondisi lintasan panas membuat pengendara kesulitan memanaskan ban, baik depan maupun belakang.
“Biasanya di sini selalu panas, tapi tetap sulit memberi suhu pada ban,” jelas Bezzecchi.
Absennya Jorge Martin dan Ai Ogura membuat Aprilia hanya mengandalkan Bezzecchi serta Raul Fernandez di Mandalika. Bezzecchi menegaskan tim Aprilia terus bekerja keras, terutama pada sektor elektronik, agar motor lebih kompetitif.
“Kami berkembang dari balapan ke balapan. Tapi lawan pasti meningkat, jadi kami harus tetap fokus,” ujarnya.
Kondisi Vinales dan Bezzecchi membuat MotoGP Mandalika 2025 penuh teka-teki. Apakah keduanya mampu tampil maksimal hingga balapan?
Kita tunggu saja. (ton)









