otoplasa.com – Perkembangan balapan Formula 1 (F1) kini menuju era yang cukup mengkhawatirkan. Dimana muncul perilaku buruk dari para fans terhadap pembalap tertentu, namun tak dipungkiri hal ini justru menjadikan balapan jet darat tercepat sejagat itu semakin seru.
Tentu masih ingat ketika penonton atau fans Inggris menyoraki Max Verstappen, saat menjalani F1 GP Silverstone 2022 lalu. Ketika itu lengkingan “Boooo”, menggema di sirkuit legendaris saat pembalap Red Bull Racing itu sedang berbincang dengan reporter TV. Tak ayal suara cemoohan penonton Inggris yang mayoritas mendukung Lewis Hamilton ikut terdengar di layar TV.
Balasan selanjutnya terjadi di F1 Austria akhir pekan ini. Dimana kali ini lebih ekstrim karena penonton yang datang di kandang Red Bull itu bersorak gembira hingga berdiri di tribun ketika Lewis Hamilton kecelakaan ketika menjalani sesi kualifikasi. Perilaku yang tak simpatik ini bahkan disertai dengan petasan orange yang jelas-jelas menandakan mereka pendukung garis keras Max Verstappen yang berasal dari Belanda.
“Seorang pembalap menabrak dinding bisa saja berakhir di rumah sakit. Dan mereka seakan berpesta gembira?” heran Lewis Hamilton.
Alhasil sorakan gembira dari pendukung Max Verstappen terhadap insiden kualifikasi Lewis Hamilton menjadi preseden buruk hendak dibawa kemana olahraga paling termahal ini. Melihat pembalapnya di bully di depan mata, Bos Mercedes, Toto Wolff pun geram. Dia tak mengira tindakan barbar balasan pendukung Max Verstappen bisa sejauh itu.
“Itu ada apa memangnya? Aku tak mendengar atau melihatnya,” sindir Toto Wolff seperti yang ditulis Planet F1.
“Kita harus mengajak setiap fans untuk lebih bijaksana. Tak perlu ada penontin yang berpesta ketika ada mobil menabrak dinding, atau menyoraki pembalap ketika wawancara,” pintanya.
Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut, Toto Wolff yakin F1 menuju ke arah yang buruk. Fans tak seharusnya melakukan itu kepada para pembalap. “Itu preseden yang buruk dan tak bisa kita lakukan di event berskala besar seperti ini. Mari bersama kita perlu memperbaikinya secara kolektif, bersama F1, bersama kalian, untuk mengajari orang-orang,” tegasnya.
Jadi bagaimana guys dengan pendapat Toto Wolff?
Mengingat balapan F1 sekarang memang tampak lebih menarik, dibandingkan MotoGP yang kian hari dikabarkan semakin sepi peminat. Terutama seiring dengan pensiunnya Valentino Rossi.
Oh ya Otoplasa jadi teringat di masa lalu, ketika The Doctor bersaing dan terlibat insiden dengan Marc Marquez. Ketika itu MotoGP menjadi tontonan balap yang mengasyikkan dan memberikan hiburan luar biasa kepada jutaan penggemarnya di seluruh dunia. (anto)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














