Honda Insight EV Jadi Kelinci Percobaan Hadapi Dominasi Mobil Listrik China

Strategi Ekstrem Demi Pasar Domestik Jepang dan Global

Otoplasa.com – Honda benar-benar melakukan langkah berani dalam menghadapi persaingan pasar EV terutama dengan produk dari China. Demi eksistensi di pasar domestik Jepang dan global, strategi terbilang ekstrem coba diterapkan pada Honda Insight EV. Ya, menjadikannya sebagai kelinci percobaan!

Intinya Honda mengambil keputusan berani dengan melakukan produksi di Tiongkok untuk pasar Jepang. Langkah radikal dengan menghidupkan kembali nama legendaris Insight sebagai crossover listrik.

Keputusan strategis dengan merakit unit ini melalui kemitraan Honda-Dongfeng China. Produksi Honda Insight China ini menjadi tonggak sejarah bagi pabrikan asal Jepang tersebut. Mereka kini mengekspor mobil penumpang listrik dari Tiongkok ke pasar domestik Jepang.

Manfaatkan Kapasitas Pabrik
Honda memilih strategi ini untuk memanfaatkan kapasitas pabrik yang menganggur di Tiongkok. Penjualan Honda di Tiongkok memang sedang mengalami penurunan drastis belakangan ini. Selain itu, Honda ingin mempercepat penguatan lini kendaraan listrik di negara asalnya. Pasar Jepang saat ini didominasi oleh merek asing seperti Tesla di segmen EV.

Honda menyebutkan bahwa model baru ini membawa semangat model pionir hybrid sebelumnya. “Generasi keempat ini menawarkan nilai baru sebagai crossover SUV listrik hasil pengembangan baru,” tulis Honda.

Bicara spesifikasi, Insight EV menggunakan motor listrik tunggal pada roda depan. Motor ini mampu menyemburkan tenaga maksimal sebesar 150 kW atau setara 204 PS. Torsi yang dihasilkan juga sangat bertenaga, yakni mencapai angka 310 Nm. Sumber energinya berasal dari baterai lithium berkapasitas besar, yaitu 68,8 kWh.

40 Menit Terisi 80 Persen
Dalam sekali pengisian penuh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 535 km. Kemampuan pengisian dayanya juga mumpuni dengan fitur pengisian cepat (fast charging). Baterai dapat terisi hingga 80 persen hanya dalam waktu 40 menit saja.

Untuk urusan harga, terdapat perbedaan signifikan antara wilayah Tiongkok dan Jepang. Di Tiongkok, harga jual resminya dimulai dari 159.800 yuan atau sekitar Rp350 jutaan. Sedangkan di Jepang, unit ini dibanderol 5,5 juta yen atau setara Rp570 jutaan.

Menariknya untuk pengiriman perdana ke negeri asalnya, Honda Insight EV hanya dipasarkan 3.000 unit. Pecinta EV Jepang harus bergerak cepat karena stoknya sangat terbatas. Alhasil kehadiran Honda Insight baik di Jepang dan China, diharapkan mampu memicu kebangkitan SUV listrik Honda secara global. (ton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *