Otoplasa.com – Hyundai Motor mengenalkan mobil listrik kompaknya, Hyundai Ioniq 3. Menggabungkan efisiensi aerodinamis dan ruang interior lapang, yang diberi Tipologi Aero Hatch!
Berjenis hatchback listrik yang revolusioner, sosoknya tampak kompak namun di dalam terasa lapang. Yang turut didukung dengan desainnya yang aerodinamis.

Desain Inovatif ‘Art of Steel’
Hyundai Ioniq 3 dirancang berdasarkan filosofi Art of Steel yang menonjolkan kesan kuat namun tetap presisi. Karakter visualnya diperkuat dengan lampu pixel signature khas Hyundai yang ikonik di bagian depan dan belakang.
Bentuk bodinya sangat ramping dengan koefisien hambatan udara hanya 0,263, yang menjadikannya pemimpin di kelasnya. Garis atapnya dibuat tinggi untuk memaksimalkan ruang kepala bagi penumpang baris belakang, memberikan kenyamanan ekstra.
Spesifikasi Teknis dan Performa
Dibangun di atas platform E-GMP dengan arsitektur 400 volt, mobil ini menawarkan performa yang efisien untuk harian. Tersedia dua pilihan baterai, yakni Standard Range 42,2 kWh dan Long Range berkapasitas 61 kWh.
Jarak tempuhnya mencapai 344 km hingga 496 km berdasarkan pengujian WLTP, jadi pas untuk perjalanan jauh. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga 147 PS dengan torsi maksimal sebesar 250 Nm yang sangat responsif.
Kecepatan puncaknya dibatasi pada 170 km/jam dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 9 detik saja. Pengisian daya cepat DC hanya membutuhkan waktu 29 menit untuk mengisi baterai dari 10 hingga 80 persen.

Interior Nyaman dan Teknologi Canggih
Kabin Hyundai Ioniq 3 mengusung konsep Furnished Space yang tertata rapi layaknya ruang tamu rumah yang hangat. Meski dimensinya ringkas dengan panjang 4.155 mm, ruang bagasinya sangat luas mencapai total volume hingga 441 liter.
Teknologi Pleos Connect berbasis Android Automotive OS hadir dengan layar sentuh berukuran hingga 14,6 inci yang sangat intuitif. Fitur keamanan Hyundai SmartSense seperti Highway Driving Assist 2 turut disematkan untuk menjamin keselamatan selama berkendara di jalan.
Masuk Pasar Awal 2027
“Dengan mobil ini, kami membawa desain berani dan fitur canggih bagi lebih banyak pelanggan,” ujar Xavier Martinet, CEO Hyundai Motor Europe.
Pasar Australia dijadwalkan akan mulai memasarkan unit ini pada awal tahun 2027 mendatang.
Melihat letak geografis sebagai negara tetangga, Indonesia memiliki peluang besar untuk segera mencicipi unit elektrifikasi terbaru ini. Hyundai Indonesia sendiri dikenal sangat progresif dalam menghadirkan lini kendaraan listrik murni bagi konsumen tanah air.
Secara global, mobil ini diposisikan sebagai pilihan yang lebih terjangkau di bawah model Ioniq 5 dan Ioniq 6. Prediksi harga di pasar global berkisar antara Rp450 juta hingga Rp600 jutaan tergantung pada varian baterai yang dipilih. (boi)









