Ingat Konsumsi Narkoba Terekam DNA Seumur Hidup

Drs Moch Satriyono Kasi Pencegahan Bidang P2M BNN Prov Jawa Timur (kiri)

Otoplasa.com – Ada info menarik ketika Otoplasa menghadiri acara ‘Vario Goes to Campus’ yang digagas PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT, yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Sabtu (15/06) sore, di Cafe Rolak Gunungsari Surabaya.

Acara yang dihadiri sekitar 100 orang komunitas Honda (Paguyuban Surabaya Honda Community) yang anggotanya juga para mahasiswa perguruan tinggi di Surabaya tersebut, turut menyosialisasikan tentang bahaya narkoba. Jadi bila biasanya MPM kerap berbagi kiat #cari_aman seputar safety riding di jalan, kini wawasan semakin bertambah mengenai cari aman masa depan dan akhirat.

Intinya jauhi narkoba dan jangan sekali-kali mencobanya. Demikian yang disampaikan Drs Moch Satriyono Kasi Pencegahan Bidang P2M BNN Prov Jawa Timur ketika talkshow.

Terungkap bila ada seseorang yang menjajal salah satu jenis narkoba, maka saat itu pula DNA tubuh kita akan merekam zat-zat bahaya yang pernah kita konsumsi. “Sekali kita memakai narkoba, maka akan tersimpan di dalam tubuh. Cara mengetahuinya cukup tes DNA dari sehelai rambut kita. Biar kita sudah berhenti mengkonsumsinya bertahun-tahun lalu, tetap akan terbaca saat tes DNA,” tegas Moch Satriyono.

Hal ini berbeda jika yang dilakukan sebatas uji urine. “Tes urine hanya bertahan 4 hari terakhir bila ada yang kedapatan mengkonsumsi narkoba,” wantinya.

Nah saatnya pikir ulang 1000 kali akan bahaya narkoba yang dijamin bakal meninggalkan jejak medis di tubuh kita. (anto/16-06-2019)

 

View this post on Instagram

 

Ada info menarik sob di acara ‘Vario Goes to Campus’ yang digagas PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT, yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Sabtu (15/06) sore, di Cafe Rolak Gunungsari Surabaya. Acara yang dihadiri sekitar 100 orang komunitas Honda (Paguyuban Surabaya Honda Community) yang anggotanya juga para mahasiswa perguruan tinggi di Surabaya tersebut, turut menyosialisasikan tentang bahaya narkoba. Jadi bila biasanya MPM kerap berbagi kiat #cari_aman seputar safety riding di jalan, kini wawasan semakin bertambah mengenai cari aman masa depan dan akhirat. Intinya jauhi narkoba dan jangan sekali-kali mencobanya. Demikian yang disampaikan Drs Moch Satriyono Kasi Pencegahan Bidang P2M BNN Prov Jawa Timur ketika talkshow. Terungkap bila ada seseorang yang menjajal salah satu jenis narkoba, maka saat itu pula DNA tubuh kita akan merekam zat-zat bahaya yang pernah kita konsumsi. “Sekali kita memakai narkoba, maka akan tersimpan di dalam tubuh. Cara mengetahuinya cukup tes DNA dari sehelai rambut kita. Biar kita sudah berhenti mengkonsumsinya bertahun-tahun lalu, tetap akan terbaca saat tes DNA,” tegas Moch Satriyono. Hal ini berbeda jika yang dilakukan sebatas uji urine. “Tes urine hanya bertahan 4 hari terakhir bila ada yang kedapatan mengkonsumsi narkoba,” wantinya. Nah sob pikir 1000 kali akan bahaya narkoba yang dijamin bakal meninggalkan jejak medis di tubuh kita. Info lengkap klik Otoplasa saja yach. #otoplasa #otohealth #variogoestocampus #hondavario #paguyubansurabayahondacommunity #paguyubanhonda #hondacommunity #bnn #tesdna #tesurine #narkoba #narkobaharam #narkotika #bnn #bahayanarkoba @mpmhondajatim

A post shared by Otoplasa.com (@otoplasa) on

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *