otoplasa.com – Saat ini berkembang informasi seputar rencana Suzuki India yang bersiap memproduksi MPV jenis baru. Yang bikin heboh beberapa media Tanah Air justru mengabarkan bahwa MPV tersebut diposisikan sebagai penantang Toyota Innova.
Padahal secara logika antara Maruti Suzuki dan Toyota telah terjalin kerjasama. Jadi bila cepat mengambil kesimpulan bahwa Suzuki memproduksi MPV baru berbasiskan platform Toyota B560 untuk melawan Innova yang juga dipasarkan di sana, maka sama saja dengan bunuh diri alias hoax!
Yang Otoplasa endus dari Autocar India maupun beberapa media online disana adalah Suzuki memang benar menyiapkan MPV di segmen C berbasiskan Toyota B560. Tapi kelasnya diposisikan di bawah Innova namun di atas Suzuki Ertiga. Jadi ada di tengah kedua MPV tersebut.
Sementara tujuan kolaborasi antara Maruti dan Toyota adalah saling memperkuat dan siap dalam menghadapi persaingan dengan kompetitor. Dimana MPV segmen C Suzuki terbaru nanti akan dipersiapkan bersaing dengan Mahindra Marazzo atau beberapa MPV dari Korea Selatan.
Di sisi lain MPV terbaru Suzuki itu menurut rencana akan meluncur pada 2023 jadi masih 3 tahun lagi. Desain untuk pintu tengahnya menganut model geser dan mempunyai kemampuan memuat 7 penumpang. Mesin mengandalkan dua pilihan, yaitu 1500 cc K15B SHVS bensin atau 1500 cc diesel. Terdapat pula rencana memasukkan varian mesin turbo 1200 cc.
Nah jika asumsi awalnya MPV itu memang diposisikan sebagai penantang Innova yang berbodi bongsor dan bermesin 2000 cc bensin ataupun diesel 2400 cc, maka dapat dibayangkan jika memakai salah satu mesin di atas. MPV segmen C anyar tersebut bakal kedodoran melawan Innova, jika dimensi bodinya sama. Jadi logikanya MPV anyar Suzuki nanti itu akan menggunakan dimensi bodi yang lebih kecil dari Innova, karena dia berada sekelas di bawahnya. (anto/28-07-2020)














