Jangan Kaget Ini Motor 1993, Yamaha GTS1000 Italia Resilience

otoplasa.com – Tak banyak motor era 90-an yang tersisa dan berlalu-lalang di jalanan. Kalaupun ada, mungkin menjadi koleksi para kolektor yang berusaha menjaga keorisinilannya.

Sosok asli Yamaha GTS1000

Tapi di tangan rumah modifikasi FMW Motorcycles, motor Yamaha GTS1000 bisa tampil beda dan terlihat seperti buatan era milenial. Tangan dingin builder Lorenzo Frugaroli-lah yang menyebabkan motor tersebut bertambah panjang namanya menjadi Yamaha GTS1000 Italia Resilience.

Motor produksi 1993 seketika ditelanjangi dan terungkaplah bahwa ada sisi luar biasa yang terpendam selama ini. Lorenzo masih mempertahankan desain swingarm depan yang unik dan istimewa, menjadi pembeda dengan motor-motor di masanya hingga sekarang. Dimana suspensinya hanya terlihat di bagian sisi kiri motor.

Suspensi depan tanpa garpu karya James Parker ini diakui mumpuni dalam hal stabilitas pengereman. Selain itu lebih nyaman bagi pengendara karena mampu meredam goncangan di roda depan.

Suspensi depannya tergolong radikal di jamannya

Meski desain dan penampakkannya masih dipertahankan oleh Lorenzo, namun dia mengubah swingarm depan dengan mengganti suspensi pegas dari Yamaha YZF-R6. Sedangkan di bagian belakang, swingarm dua sisi diganti dengan unit satu sisi dari Honda VFR dan ditambahkan suspensi Buell Cyclone Showa. Alhasil bila di lihat dari sisi kanan bodi motor, kedua roda depan dan belakang seakan melayang tak terjaga oleh suspensi.

Keistimewaan lainnya roda memakai jari-jari Honda NSR dan pelek VFR. Menghilangnya seluruh baju fairing Yamaha GTS1000 bakal membikin siapa saja tak menyangka kalau ini motor produksi Garpu Tala 27 tahun yang lalu. Terlebih Lorenzo memakai lampu pod Piaggio Beverly, hingga menjadikan motor ini bagai pertemuan beragam pabrikan.

Mesin orisinal masih dipertahankan 1000 cc 4 silinder segaris. Hanya saja bila dulu sistem pembakaran telah menganut injeksi, justru dirombak ulang oleh Lorenzo pakai karburator ganda dari Yamaha FZR1000 1987. Uniknya lubang intake dihadapkan ke atas menghadap langit.

Sentuhan Lorenzo Frugaroli dari FMW Motorcycles bikin Yamaha GTS1000 lebih kekinian

Tak takut jadi sumur penampung air hujan?
Akal cerdas Lorenzo menyiasatinya dengan menyediakan ruang di sebelah tangki namun tertutup plexiglass kualitas tinggi. Jadi biarpun terguyur air bakal tak masuk ke intake. Sedangkan bila ingin isi bbm, pengendara harus berbalik ke belakang karena lubang tangki ada di buritan.

Meski mesin sudah berumur, namun daya yang tersimpan mencapai 102 hp pada 9000 rpm dan torsi maksimum 106 Nm di 6500 rpm. Setara dengan Toyota Avanza-lah kekuatan mesinnya.

Berkat karyanya yang gemilang, Lorenzo berencana menyertakannya di ajang AMD World Championship di kelas Custom Bike Building yang akan berlangsung pada Oktober 2020. Semoga saja pandemi corona telah berakhir. (source: Motociclismo, Inazuma Cafe/anto/16-04-2020)

Gallery Yamaha GTS 1000 Italia Resilience:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *